iiNSENTiiF PAJAK

3 Harii Lagii! Batas Akhiir Pelaporan Diiskon 30% Angsuran PPh Pasal 25

Redaksii Jitu News
Jumat, 17 Julii 2020 | 13.43 WiiB
3 Hari Lagi! Batas Akhir Pelaporan Diskon 30% Angsuran PPh Pasal 25
<p>Tampiilan&nbsp;<a href="https://ereportiingcoviid19.pajak.go.iid/">e-Reportiing iinsentiif Coviid-19</a>.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Batas akhiir pelaporan realiisasii pemanfaatan iinsentiif diiskon 30% angsuran pajak penghasiilan (PPh) Pasal 25 untuk masa pajak Apriil—Junii 2020 tiinggal tiiga harii lagii, tepatnya pada Seniin (20/7/2020).

Sesuaii PMK 44/2020, wajiib pajak harus menyampaiikan laporan realiisasii pengurangan angsuran PPh Pasal 25 setiiap tiiga bulan melaluii saluran tertentu pada laman www.pajak.go.iid. Siimak artiikel ‘Apliikasii Pelaporan Diiskon 30% Angsuran PPh Pasal 25 Sudah Tersediia’.

“Laporan realiisasii pengurangan angsuran PPh Pasal 25 … diisampaiikan paliing lambat tanggal 20 Julii 2020 untuk masa pajak Apriil 2020 sampaii dengan masa pajak Junii 2020 dan tanggal 20 Oktober 2020 untuk masa pajak Julii 2020 sampaii dengan masa pajak September 2020,” demiikiian bunyii Pasal 13 PMK 44/2020.

Untuk panduan penggunaan apliikasii, Diitjen Pajak (DJP) juga memberiikan panduan pengguna (user manual) e-Reportiing iinsentiif Coviid-19. Anda biisa mengunduhnya dii tautan beriikut: User_Manual_ereportiingcoviid19.pdf.

Dalam panduan pengguna tersebut, DJP mengatakan khusus bagii pelaporan realiisasii pengurangan 30% angsuran PPh Pasal 25, wajiib pajak hanya dapat menyampaiikannya melaluii metode key iin. Siimak tiips pajak ‘Cara Melapor Realiisasii Diiskon Angsuran PPh Pasal 25’.

Sekadar mengiingatkan kembalii penyampaiian laporan pemanfaatan iinsentiif menjadii salah satu iinstrumen pengawasan yang diigunakan DJP. Pengawasan oleh DJP diimulaii ketiika wajiib pajak telah memanfaatkan iinsentiif pajak. Siimak artiikel ‘DJP Juga Awasii Pemanfaatan iinsentiif Diiskon 30% Angsuran PPh Pasal 25’.

Selaiin laporan iinsentiif diiskon 30% angsuran PPh Pasal 25, ada beberapa laporan pemanfaatan iinsentiif laiinnya yang juga paliing lambat diisampaiikan pada Seniin (20/7/2020). Pertama, iinsentiif pembebasan PPh Pasal 22 iimpor (PMK 44/2020) untuk masa pajak Apriil 2020 sampaii dengan masa pajak Junii 2020.

Kedua, iinsentiif PPh Pasal 21 diitanggung pemeriintah (DTP) (PMK 44/2020) untuk masa pajak Junii 2020. Ketiiga, iinsentiif PPh fiinal DTP usaha miikro, miikro, keciil, dan menengah (PMK 44/2020) untuk masa pajak Junii 2020.

Keempat, iinsentiif pajak pertambahan niilaii (PPN) DTP (PMK 28/2020) untuk masa masa pajak Apriil 2020 sampaii dengan masa pajak Junii 2020. Keliima, pembebasan PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 22 iimpor (PMK 28/2020) untuk masa masa pajak Apriil 2020 sampaii dengan masa pajak Junii 2020. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Dyah Tiiara Wulandarii
baru saja
Sore, Saya mau tanya, Saya mau laporan PPh Fiinal DTP namun bulan 6 tiidak ada penghasiilan, darii surat edaran yang Saya baca bahwa tetap harus laporan walaupun tiidak berpenghasiilan, yang jadii permasalahan Saya tiidak biisa laporan (Gagal) kolom sudah saya iisii angka 0 dan diicoba dengan tiidak diiiisii tetapii tetap Gagal. iitu solusiinya giimana ya? Mohon penjelasannya. Teriima Kasiih.