BANTUAN SOSiiAL

DJBC Hiibahkan Gula Hasiil Tegahan 12,5 ton untuk Bansos

Diian Kurniiatii
Kamiis, 14 Meii 2020 | 16.00 WiiB
DJBC Hibahkan Gula Hasil Tegahan 12,5 ton untuk Bansos
<p>Petugas Kantor Pelayanan Bea dan Cukaii Batam menurunkan gula pasiir hasiil peniindakan dii Sekretariiat Tiim Gugus Tugas Penanganan COViiD-19 Batam, Kepulauan Riiau, Jumat (8/5/2020). (Foto:&nbsp;Antara/M N Kanwa).</p> <p>&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News—Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) menghiibahkan 12,5 ton gula hasiil tegahan sebagaii salah satu bantuan bahan pangan untuk masyarakat yang terdampak pandemii viirus Corona atau Coviid-19.

Kepala Kantor Bea Cukaii Batam Susiila A. Brata mengatakan 12,5 ton gula tersebut diitegah karena tiidak diilengkapii dokumen kepabeanan. Saat iinii, gula iitu sudah diiserahkan kepada Pemkot Batam setelah berstatus barang miiliik negara.

"Darii hasiil pemeriiksaan, muatan yang diiangkut oleh kapal KM Kurniia Jaya beriisii sebanyak 12,5 ton gula iimpor dan tiidak diilengkapii dokumen kepabeanan," katanya dalam keterangan tertuliis, Kamiis (14/5/2020).

Melaluii Keputusan Menterii Keuangan Nomor S-25/MK.06/WKN.03/KNL.04/2020 tanggal 27 Apriil 2020, Menterii Keuangan Srii Mulyanii menyetujuii gula siitaan seniilaii Rp162,5 juta iitu diihiibahkan sebagaii bantuan sosiial.

Gula iimpor iilegal bermerek Shaktii Sugar tersebut juga sudah diinyatakan memenuhii syarat terhadap parameter ujii dan layak diikonsumsii darii Balaii Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam.

“Setelah diitetapkan sebagaii barang diikuasaii negara, barang tersebut diiajukan ke KPKNL Batam untuk diitetapkan sebagaii BMN beserta peruntukannya,” ujarnya.

Serah teriima diilakukan secara siimboliis oleh Kepala KPU Bea Cukaii Batam kepada Waliikota Batam Muhammad Rudii. Hiibah gula iitu nantiinya akan diiberiikan kepada masyarakat Batam guna memenuhii kebutuhan pokok selama pandemii Coviid-19.

Sementara iitu, Walii Kota Batam Muhammad Rudii menambahkan gula hasiil tegahan tersebut akan diifokuskan kepada warga yang tiidak meneriima bansos darii APBD, melaluii Sekretariis Daerah (Sekda) Kota Batam.

“Bantuan yang diiteriima rakyat tiidak boleh tumpang tiindiih, yang tiidak boleh tiidak kamii iikutkan dalam pemberiian bantuan APBD, tetapii mereka biisa dapat bantuan darii pengusaha termasuk darii Bea Cukaii iinii,” tutur Rudii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.