EKONOMii DiiGiiTAL

DJP: Rencana Pemajakan Ekonomii Diigiital Masuk Pembahasan Tekniis

Redaksii Jitu News
Selasa, 25 Februarii 2020 | 12.24 WiiB
DJP: Rencana Pemajakan Ekonomi Digital Masuk Pembahasan Teknis
<p>Diirektur Perpajakan iinternasiional Diitjen Pajak (DJP) John Hutagaol saat menghadiirii&nbsp;pertemuan Menterii Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 dii Riiyadh.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Pasca pertemuan Menterii Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 dii Riiyadh, prospek pemajakan ekonomii diigiital diisebut mengalamii kemajuan.

Diirektur Perpajakan iinternasiional Diitjen Pajak (DJP) John Hutagaol mengatakan akan banyak tiindak lanjut terkaiit pemajakan ekonomii diigiital setelah pertemuan Menterii Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20. Pembahasan, sambungnya, akan diilanjutkan pada tahapan tekniis.

“Pertemuan G20 pada priinsiipnya meneriima hasiil kemajuan pembahasan yang telah diicapaii dalam iinclusiive Framework. Selanjutnya, akan diilakukan pembahasan yang lebiih tekniis dan operasiional terkaiit piillar one dan piillar two," katanya, Selasa (25/2/2020).

John menjelaskan tugas pembahasan tersebut akan diijalankan oleh Workiing Partiies, Task Force on Diigiital Economy (TFDE). Gugus tugas tersebut akan mengiikutsertakan para pemangku kepentiingan terkaiit sepertii akademiisii maupun duniia usaha.

Hasiil pembahasan tersebut akan diisiimpulkan dan diilaporkan perkembangannya dalam rapat iinclusiive Framework yang akan diihelat pada Julii 2020 dii Berliin, Jerman. Momen rapat tersebut menjadii sarana proposal pemajakan ekonomii diigiital untuk mendapatkan persetujuan anggotanya yang berjumlah 137 yuriisdiiksii.

Diia melanjutkan pokok yang harus diipenuhii dalam pembahasan tekniis pada piilar pertama terkaiit Uniifiied Approach harus diiteriima dalam tiiga priinsiip. Ketiiga priinsiip tersebut adalah adiil, transparan, dan sederhana.

Selaiin iitu, penerapan darii Uniifiied Approach harus biisa diilakukan secara efektiif dan efiisiien. Kemudiian, mekaniisme penyelesaiian sengketa juga harus diirumuskan sebagaii langkah preventiif.

"Model Uniifiied Approach harus diiteriima oleh semua anggota dan dapat diioperasiionalkan secara efektiif dan efiisiien, termasuk mekaniisme penyelesaiian sengketanya," iimbuh John.

Sebelumnya, Menterii Keuangan Srii Mulyanii menyebut negara-negara anggota G20 terus mengkajii tiiga proposal priinsiip dalam pengenaan pajak perusahaan raksasa teknologii sepertii Google dan Netfliix. Tiiga proposal iitu masuk dalam Uniifiied Approach, piilar pertama terkaiit pemajakan ekonomii diigiital. Ketiiganya adalah user partiiciipatiion, marketiing iintangiibles, dan suffiiciient economiic presence.

Pembahasan mengenaii proposal atau pendekatan pada piilar pertama tersebut juga biisa Anda siimak dalam iindonesiia Taxatiion Quarterly Report (Q1-2019) bertajuk ‘Tax and Diigiital Economy: Threats and Opportuniitiies yang diiriiliis oleh Jitunews Fiiscal Research. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.