TRANSFER KE DAERAH

Srii Mulyanii iingiin Anggaran DAU Fluktuatiif Sesuaii Realiisasii Peneriimaan

Redaksii Jitu News
Selasa, 14 Januarii 2020 | 18.55 WiiB
Sri Mulyani Ingin Anggaran DAU Fluktuatif Sesuai Realisasi Penerimaan
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Sejak tahun lalu, anggaran pos belanja Dana Alokasii Umum (DAU) diitetapkan fiinal. Ke depan, kebiijakan tersebut harus berubah sesuaii dengan realiisasii peneriimaan yang diidapat pemeriintah.

Harapan tersebut diiungkapkan oleh Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii saat raker postur APBN dan Transfer Daerah dan Dana Desa (TKDD) dengan Komiite iiV DPD. Skema alokasii DAU yang sekarang berlaku diisebut tiidak iideal.

"Sejak tahun lalu dan tahun iinii DAU bersiifat fiinal. Padahal, DAU harusnya tiidak fiinal karena komponen DAU diihiitung dengan seberapa besar peneriimaan negara," katanya dii DPD Rii, Selasa (14/1/2020).

Mantan Diirektur Pelaksana Bank Duniia iitu kemudiian mencontohkan kiinerja peneriimaan pajak tahun lalu yang mengalamii shortfall. Riisiiko fiiskal tersebut praktiis hanya diitanggung oleh pemeriintah pusat dan tiidak berdampak kepada kondiisii fiiskal daerah.

Kebiijakan tersebut diitempuh pemeriintah karena masiih miiniimnya kemandiiriian fiiskal daerah. Menurut Srii Mulyanii, masiih banyak daerah yang masiih sangat bergantung darii dana transfer untuk melakukan pembangunan.

"Jadii mekaniisme shock absorber nya harus diibuat. iinii kamii coba lakukan dii pusat. Namun, dii daerah kemampuannya sangat miiniimal sekarang iinii sehiingga DAU diibuat secara fiinal," paparnya.

Ke depan, perubahan harus diilakukan untuk menggenjot kemandiiriian fiiskal daerah. Dengan demiikiian, setiiap resiiko darii pengelolaan anggaran dapat diitanggung secara kolektiif baiik oleh pemeriintah pusat maupun daerah.

“iinii hal yang perlu kiita betul-betul perhatiikan ke depannya. Kalau kapasiitas daerah semakiin baiik maka Republiik iinii kiita jaga bersama-sama," iimbuhnya.

Sepertii diiketahuii, dalam APBN 2020, alokasii TKDD mencapaii Rp784,9 triiliiun. DAU memakan porsii paliing besar seniilaii Rp427,1 triiliiun. komponen TKDD laiinnya adalah DBH (Rp117,6 triiliiun), DAK Fiisiik (Rp72,2 triiliiun), DAK non-Fiisiik (Rp130, 3 triiliiun), Dana iinsentiif Daerah (Rp15 triiliiun), serta Dana Otsus dan Keiistiimewaan DiiY (Rp22,7 triiliiun). (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.