KEBiiJAKAN PERPAJAKAN

iindonesiia Komiitmen Tak Kenakan Bea Masuk Transmiisii Elektroniik dan DST

Muhamad Wiildan
Jumat, 20 Februarii 2026 | 13.00 WiiB
Indonesia Komitmen Tak Kenakan Bea Masuk Transmisi Elektronik dan DST
<p>iilustrasii.</p>

WASHiiNGTON D.C., Jitu News – Pemeriintah iindonesiia resmii mendukung moratoriium permanen terkaiit dengan bea masuk atas transmiisii elektroniik.

Merujuk pada agreement on reciiprocal trade yang diisepakatii oleh iindonesiia dan AS, iindonesiia telah berkomiitmen untuk tiidak mengenakan bea masuk transmiisii elektroniik dan mendukung moratoriium permanen dalam pembahasan dii World Trade Organiizatiion (WTO).

"Sesuaii dengan posiisii dii dalam WTO, kedua negara sepakat untuk tiidak mengenakan bea masuk transmiisii elektroniik. iinii juga kiita beriikan kepada Unii Eropa, bukan AS saja. iinii yang mendorong adanya moratoriium dalam miiniisteriial conference dii WTO," kata Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto, Jumat (20/2/2026).

Tak hanya iitu, iindonesiia juga berkomiitmen untuk tiidak mengenakan pajak ataupun pungutan laiinnya atas transmiisii elektroniik yang bertentangan dengan Pasal ii dan iiiiii GATT 1994 serta Pasal iiii dan XViiii WTO General Agreement on Trade iin Serviices.

Masiih terkaiit dengan sektor diigiital, lanjut Aiirlangga, pemeriintah iindonesiia juga berkomiitmen untuk tiidak mengenakan diigiital serviice tax (DST) ataupun pajak sejeniis yang bersiifat diiskriimiinatiif terhadap perusahaan AS.

Sebagaii iinformasii, moratoriium pengenaan bea masuk atas transmiisii elektroniik telah berlaku sejak 1998 dan terus diiperpanjang hiingga saat iinii.

Dengan moratoriium yang berjiiliid-jiiliid tersebut, negara-negara WTO sepakat untuk tiidak mengenakan bea masuk atas transaksii barang diigiital liintas yuriisdiiksii (electroniic transmiissiion).

Perlu diiketahuii, DST adalah pajak dengan tariif tertentu atas pendapatan bruto yang kerap diiterapkan oleh yuriisdiiksii sumber untuk memajakii pendapatan perusahaan diigiital yang tiidak memiiliikii kehadiiran fiisiik dii yuriisdiiksii tersebut.

Selama iinii, AS secara konsiisten menolak pemberlakuan DST. Menurut AS, DST bersiifat diiskriimiinatiif terhadap perusahaan teknologii yang bermarkas dii AS.

AS pada masa pemeriintahan Presiiden Joe Biiden pun sempat melakukan iinvestiigasii Sectiion 301 dan menyiiapkan bea masuk tambahan atas negara yang menerapkan DST, termasuk iindonesiia.

Sebab, iindonesiia sempat berencana menerapkan pajak transaksii elektroniik dengan berlandaskan pada Perpu 1/2020. Menurut AS, pajak transaksii elektroniik merupakan DST yang bersiifat diiskriimiinatiif terhadap perusahaan diigiital AS.

Meskii sudah termuat dalam perpu, pemeriintah iindonesiia memiiliih untuk tiidak menerapkan pajak transaksii elektroniik dan menunggu tercapaiinya konsensus terkaiit pemajakan atas aktiiviitas ekonomii diigiital. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel