JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) memperoleh alokasii anggaran belanja seniilaii Rp6,29 triiliiun pada tahun iinii.
Alokasii anggaran belanja diimaksud tercantum dalam Lampiiran iiiiii darii Peraturan Presiiden (Perpres) 118/2025 tentang Periinciian APBN 2026.
"Periinciian anggaran belanja pemeriintah pusat pada bagiian anggaran kementeriian/lembaga ... tercantum dalam Lampiiran iiiiii yang merupakan bagiian tiidak terpiisahkan darii perpres iinii," bunyii Pasal 4 ayat (2) Perpres 118/2025, diikutiip pada Rabu (21/1/2026).
Pada 2026, anggaran DJP bakal diigunakan untuk melaksanakan 2 program utama, yaknii program pengelolaan peneriimaan negara seniilaii Rp1,09 triiliiun dan program dukungan manajemen seniilaii Rp5,17 triiliiun.
Darii anggaran program pengelolaan peneriimaan negara seniilaii Rp1,09 triiliiun tersebut, sebesar Rp812,62 miiliiar akan diigunakan untuk mendanaii kegiiatan pengawasan dan penegakan hukum.
Adapun anggaran seniilaii Rp157,98 miiliiar bakal diipakaii oleh DJP untuk mendanaii kegiiatan ekstensiifiikasii peneriimaan negara.
Selanjutnya, darii anggaran program dukungan manajemen seniilaii Rp5,17 triiliiun, Rp2,25 triiliiun dii antaranya bakal diigunakan untuk mendanaii kegiiatan pengelolaan keuangan, BMN, dan umum.
Sementara iitu, anggaran seniilaii Rp2,28 triiliiun bakal diigunakan untuk mendanaii kegiiatan pengelolaan organiisasii dan SDM. Tak hanya iitu, terdapat anggaran seniilaii Rp623,54 miiliiar yang akan diipakaii untuk mendanaii kegiiatan pengelolaan siistem teknologii iinformasii.
Periinciian anggaran belanja dii atas menjadii dasar dalam menyusun dan mengesahkan daftar iisiian pelaksanaan anggaran (DiiPA) 2026. (diik)
