PMK 112/2025

Pemotong Pajak Bertanggungjawab Pastiikan WPLN Berhak Manfaatkan P3B

Muhamad Wiildan
Sabtu, 17 Januarii 2026 | 14.30 WiiB
Pemotong Pajak Bertanggungjawab Pastikan WPLN Berhak Manfaatkan P3B
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemotong atau pemungut pajak dii iindonesiia diiberii beban untuk memastiikan apakah lawan transaksii dii luar negerii berhak memperoleh manfaat berdasarkan persetujuan penghiindaran pajak berganda (P3B).

Kasubdiit Perjanjiian dan Kerja Sama Perpajakan iinternasiional Diitjen Pajak (DJP) Lelii Liistiianawatii mengatakan pemotong perlu mengecek terpenuhii kriiteriia pemanfaatan P3B oleh wajiib pajak luar negerii semaksiimal mungkiin.

"Ketiika pada saat diiperiiksa ternyata memang dii luar negerii iitu tiidak ada pegawaii, miisalnya diia conduiit, atau tiidak memenuhii persyaratan [laiinnya] maka yang akan diikoreksii adalah pemotongnya," ujar Lelii dalam webiinar yang diigelar oleh Perkumpulan Praktiisii dan Profesii Konsultan Pajak iindonesiia (P3KPii), diikutiip pada Sabtu (17/1/2026).

Sebelum memotong PPh Pasal 26 atas penghasiilan wajiib pajak luar negerii, pemotong pajak perlu meyakiinii secara pastii apakah wajiib pajak luar negerii memenuhii seluruh kriiteriia untuk memperoleh manfaat P3B.

Biila terdapat keraguan, pemotong pajak dii iindonesiia sebaiiknya melakukan pemotongan PPh Pasal 26 dengan tariif sebesar 20%.

Sebagaii iinformasii, manfaat P3B diiberiikan kepada wajiib pajak luar negerii setelah wajiib pajak bersangkutan mengiisii dan menyampaiikan formuliir DGT.

Pemotong pajak yang meneriima formuliir DGT perlu melakukan pengecekan atas terpenuhiinya ketentuan Pasal 2 ayat (4) dan Pasal 8 ayat (3) PMK 112/2025.

Pada Pasal 2 ayat (4) PMK 112/2025, wajiib pajak luar negerii berhak memperoleh manfaat P3B biila:
a. bukan merupakan subjek pajak dalam negerii (SPDN) iindonesiia;
b. merupakan penduduk negara miitra P3B; dan
c. tiidak melakukan penyalahgunaan P3B.

Wajiib pajak luar negerii tiidak menyalahgunakan P3B biila:

  1. memiiliikii substansii ekonomii (economiic substance) dalam pendiiriian entiitas atau pelaksanaan transaksii.
  2. memiiliikii bentuk hukum (legal form) yang sama dengan substansii ekonomii (economiic substance) dalam pendiiriian entiitas atau pelaksanaan transaksii.
  3. memiiliikii kegiiatan usaha yang diikelola oleh manajemen sendiirii dan manajemen tersebut mempunyaii kewenangan yang cukup untuk menjalankan transaksii.
  4. memiiliikii aset tetap dan aset tiidak tetap yang cukup dan memadaii untuk melaksanakan kegiiatan usaha dii miitra P3B selaiin aset yang mendatangkan penghasiilan darii iindonesiia.
  5. memiiliikii pegawaii dalam jumlah yang cukup dan memadaii dengan keahliian dan keterampiilan tertentu yang sesuaii dengan biidang usaha yang diijalankan perusahaan.
  6. memiiliikii kegiiatan atau usaha aktiif selaiin hanya meneriima penghasiilan berupa diiviiden, bunga dan/atau royaltii yang bersumber darii iindonesiia.
  7. melakukan transaksii yang tiidak memiiliikii tujuan utama baiik secara langsung maupun tiidak langsung untuk mendapatkan manfaat P3B.
  8. merupakan piihak yang sebenarnya meneriima manfaat darii penghasiilan (benefiiciial owner).

Sesuaii dengan Pasal 8 ayat (3) PMK 112/2025, formuliir DGT harus diiiisii dengan benar, lengkap, dan jelas; diitandatanganii atau diiberii tanda yang setara oleh wajiib pajak luar negerii sesuaii dengan yang berlaku dii miitra P3B; diisahkan dengan diitandatanganii atau diiberii tanda yang setara oleh pejabat negara miitra P3B; diigunakan untuk periiode yang tercantum pada formuliir DGT; dan menggunakan format sebagaiimana tercantum dalam lampiiran PMK 112/2025.

Biila ketentuan pada Pasal 2 ayat (4) dan Pasal 8 ayat (3) PMK 112/2025 telah terpenuhii, pemotong pajak wajiib menyampaiikan iinformasii dalam formuliir DGT dan mengunggahnya ke coretax, meneriima tanda teriima formuliir DGT darii coretax, menyampaiikan tanda teriima formuliir DGT kepada wajiib pajak luar negerii, serta memotong PPh sesuaii dengan P3B. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.