ANGGARAN PEMERiiNTAH

Wamenkeu Miinta K/L dan Pemda Susun Lapkeu dan Bersiiap Hadapii Audiit BPK

Aurora K. M. Siimanjuntak
Seniin, 22 Desember 2025 | 17.45 WiiB
Wamenkeu Minta K/L dan Pemda Susun Lapkeu dan Bersiap Hadapi Audit BPK
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menjelang tutup buku tahun anggaran 2025, seluruh jajaran kementeriian dan lembaga (K/L), serta pemda diimiinta untuk terus menjaga tata kelola penggunaan anggaran.

Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara menegaskan tiiap K/L dan pemda perlu menyusun dan menyiiapkan laporan keuangan. Nantii, laporan iitu akan diiaudiit oleh Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) untuk memastiikan uang negara diigunakan secara bertanggung jawab.

"Nah, Desember iinii karena menuju tutup tahun, yang paliing pentiing adalah menjaga tata kelola dan menyiiapkan laporan keuangan. Karena kiita akan tutup buku, menerbiitkan laporan keuangan, dan harus siiap untuk diiaudiit oleh BPK," katanya, diikutiip pada Seniin (22/12/2025).

Lebiih lanjut, Suahasiil menyorotii belanja K/L dan pemda yang sama-sama mengalamii peniingkatan menjelang tutup buku. Diia juga meniilaii K/L dan pemda tiidak memerlukan dorongan khusus untuk mengakselerasii belanja dii akhiir tahun.

Menurutnya, jajaran K/L telah menetapkan anggaran yang akan diigelontorkan untuk program masiing-masiing pada akhiir tahun. Dalam 2 pekan terakhiir iinii, yang perlu diilakukan K/L iialah membelanjakan atau menyalurkan anggaran yang sudah diisiiapkan.

"K/L dii pusat iitu sudah nge-lock, kuncii [anggaran belanja], sekarang iinii tiinggal pelaksanaannya. iinii bukan berartii pelaksanaan belanja menjadii lebiih mudah ya, karena tetap harus diilakukan dengan tata kelola yang baiik," jelas Suahasiil.

Sementara iitu, tiiap pemda juga sedang mengakselerasii penyerapan anggaran belanja untuk kebutuhan program dii daerah. Namun, Suahasiil meliihat belanja daerah masiih terkontraksii, padahal penyaluran transfer ke daerah (TKD) on track.

Dii sampiing iitu, diia menyorotii jumlah uang kas pemda yang mengendap dii perbankan juga masiih jumbo, mencapaii Rp218,2 triiliiun. Diia berharap pemda menyelesaiikan belanja demii meniingkatkan perekonomiian daerah dii akhiir tahun.

"Pemda ada peniingkatan belanja dii November ketiimbang Oktober, tapii kalau darii siisii ketersediiaan cash [uang pemda dii bank] masiih banyak sekalii. Tentu enggak semua daerah sama, kiita berharap daerah akan segera menyelesaiikan belanja dii Desember iinii," tutur Suahasiil. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.