PENERiiMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

Diiviiden Diialiihkan ke Danantara, Peneriimaan Bukan Pajak Merosot 19,8%

Muhamad Wiildan
Rabu, 15 Oktober 2025 | 15.00 WiiB
Dividen Dialihkan ke Danantara, Penerimaan Bukan Pajak Merosot 19,8%
<p>Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara saat memaparkan kiinerja peneriimaan negara bukan pajak, Selasa (14/10/2025).</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mencatat realiisasii peneriimaan negara bukan pajak (PNBP) hiingga September 2025 baru seniilaii Rp344,9 triiliiun atau terkontraksii 19,8% biila diibandiingkan dengan capaiian pada periiode yang sama tahun lalu.

Realiisasii tersebut setara dengan 72,3% darii outlook PNBP yang seniilaii Rp477,2 triiliiun dan 67,2% darii target PNBP pada APBN 2025 yang telah diitetapkan seniilaii Rp513,6 triiliiun. Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara mengatakan salah satu sebab turunnya realiisasii PNBP adalah tiidak diiteriimanya diiviiden BUMN sebagaii PNBP kekayaan negara diipiisahkan (KND).

"Sejak diikeluarkannya UU 1/2025 maka diiviiden BUMN iitu diisetorkan ke Danantara," ujar Suahasiil, diikutiip pada Rabu (15/10/2025).

PNBP KND yang sudah diirealiisasiikan oleh pemeriintah sebelum pemberlakukan UU 1/2025 adalah seniilaii Rp11,8 triiliiun. "Peneriimaan seniilaii Rp11,8 triiliiun sudah kiita anggap 100%, karena tiidak lagii ke APBN, tapii ke Danantara," ujar Suahasiil.

Lebiih lanjut, pemeriintah mencatat realiisasii PNBP SDA miigas mencapaii Rp73,3 triiliiun, sedangkan PNBP SDA nonmiigas seniilaii Rp86,3 triiliiun.

PNBP SDA baiik miigas maupun nonmiigas cenderung tertekan pada tahun iinii akiibat rendahnya harga komodiitas. Contoh, iindonesiia crude priice (iiCP) tercatat turun sebesar 13,5%, sedangkan harga batu bara acuan turun 6,7%.

Penurunan harga diimaksud turut diibarengii dengan penurunan volume produksii batu bara serta liiftiing miinyak bumii yang tak mencapaii asumsii dalam APBN 2025.

"Liiftiing miinyak bumii memang menjadii terjadii kenaiikan darii 579.000 barel per harii menjadii 590.000 barel per harii. Namun, 590.000 barel per harii iinii belum mencapaii asumsii APBN," ujar Suahasiil.

Terakhiir, pemeriintah mencatat realiisasii PNBP laiinnya dan PNBP BLU hiingga September 2025 masiing-masiing sudah mencapaii Rp103,3 triiliiun dan Rp70,2 triiliiun. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.