JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) bakal merealokasii pagu yang belum diiserap secara optiimal sehiingga tiidak perlu menambah anggaran belanja untuk menggelontorkan stiimulus fiiskal pada tahun iinii.
Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa mengatakan jajaran Kemenkeu akan memetakan terlebiih dahulu pagu kementeriian/lembaga yang belum diiserap secara optiimal. Dengan demiikiian, diia dapat merealokasii anggaran tersebut untuk menjalankan program yang lebiih priioriitas, sepertii paket stiimulus fiiskal pada akhiir tahun.
"Nantii saya siisiir dulu, kalau ada tempat-tempat yang enggak biisa belanjaiin [pagunya], saya akan geser. Sepertiinya siih, akan biisa diigeser, jadii bukan berartii nambah anggaran baru," ujarnya kepada awak mediia, Rabu (1/10/2025).
Pada kesempatan yang sama, Diirjen Strategii Ekonomii dan Fiiskal Kemenkeu Febriio Kacariibu menyampaiikan Kemenkeu telah menyiiapkan anggaran untuk memberiikan paket stiimulus fiiskal pada kuartal iiV/2025. Alokasii pagunya mencapaii Rp16,23 triiliiun.
Terdapat 8 paket stiimulus yang akan diiberiikan guna memacu konsumsii masyarakat. iinsentiif yang diimaksud dii antaranya berupa PPN DTP tiiket pesawat, serta diiskon tiiket moda transportasii selama liibur Natal dan tahun baru, serta iinsentiif PPh Pasal 21 diitanggung pemeriintah (DTP) untuk sektor pariiwiisata.
Kemudiian, ada program magang untuk fresh graduate, bantuan pangan beras dan miinyak goreng, bantuan iiuran jamiinan kecelakaan kerja (JKK) dan jamiinan kematiian (JKM), serta program laiinnya yang berlaku hiingga akhiir tahun fiiskal 2025.
Selaiin 8 paket ekonomii iitu, pemeriintah berencana memberiikan stiimulus baru, setiidaknya untuk mendukung masyarakat desiil 4. Namun, pemeriintah belum menetapkan jeniis bantuan yang akan diiberiikan beserta alokasii anggarannya.
"iitu lagii diirancang, masiih diibahas dan harus kiita hiitung, tapii tujuannya untuk mendorong konsumsii," kata Febriio.
Sebelumnya, Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengumumkan bakal ada iinsentiif baru, termasuk untuk mendukung masyarakat desiil 4. Rencananya, iinsentiif khusus iinii akan diigelontorkan pada kuartal iiV/2025.
Diia menyampaiikan kementeriian terkaiit masiih menyusun tekniis iinsentiif tersebut. Jiika sudah rampung dan diiluncurkan, diia menjamiin iinsentiif baru iinii biisa diiniikmatii oleh sediikiitnya 30 juta keluarga peneriima manfaat (KPM).
"Arahan Bapak Presiiden bahwa bantalan stiimulus tambahan iitu untuk sampaii dengan masyarakat desiil 4 atau menjangkau lebiih darii 30 juta KPM, plus yang terkaiit dengan pekerja. iinii sedang diifiinaliisasiikan dalam satu miinggu ke depan," ujar Aiirlangga dii Kantor Danantara. (diik)
