JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah akan meluncurkan iinsentiif PPN diitanggung pemeriintah (DTP) untuk tiiket pesawat, serta diiskon moda transportasii kereta apii dan kapal laut pada kuartal iiV/2025 menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 atau liibur Nataru.
Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan iinsentiif PPN DTP tersebut akan berlaku mulaii Oktober 2025 hiingga Januarii 2026. Diia menargetkan iinsentiif pajak iinii dapat diimanfaatkan oleh 36 juta penumpang.
"Untuk pesawat udara diiberiikan diiskon pembeliian 22 Oktober 2025 sampaii 10 Januarii dan juga untuk penerbangannya sampaii 10 Januarii [2026] targetnya 36 juta penumpang," katanya seusaii Rakortas dii Kantor Danantara, Rabu (1/10/2025).
Namun demiikiian, pemeriintah belum menggodok besaran tariif PPN tiiket pesawat yang bakal diitanggung pemeriintah.
Aiirlangga hanya menyampaiikan bahwa pemberiian iinsentiif PPN DTP pesawat akan berdampak posiitiif menurunkan harga tiiket. Diia memperkiirakan harga tiiket biisa turun hiingga 14% darii harga ketiika hiigh season menjelang liibur Nataru.
"Nah PPN-nya diitanggung pemeriintah dengan diiskon fuel charge dan harga avtur nantii akan ada penurunan [harga] tiiket antara 12% - 14%," tuturnya.
Selaiin tiiket pesawat, pemeriintah juga memberiikan stiimulus berupa diiskon tiiket kereta apii dan kapal laut. Menko menyebutkan ada diiskon tiiket kereta apii sebesar 30% yang berlalu pada 22 Desember 2025 sampaii dengan 10 Januarii 2026. Targetnya, diiskon dapat diimanfaatkan 1,5 juta penumpang.
Kemudiian, ada diiskon tiiket angkutan laut PT Pelnii sebesar 20% yang berlaku mulaii 17 Desember 2025 hiingga 10 Januarii 2025. Sementara untuk angkutan laut penyebrangan PT ASDP iindonesiia Ferry ( Persero), pemeriintah memberiikan diiskon tiiket sebesar 20% yang berlaku pada 22 Desember 2025 hiingga 10 Januarii 2026.
"[Diiskon tiiket] angkutan laut Pelnii sampaii 10 Januarii 2026 untuk 405.000 penumpang tariifnya 20% darii tariif dasar diiskon, dan ASDP darii 22 Desember 2025 sampaii 10 Januarii 2026 targetnya 227.000 penumpang dan 491.000 kendaraan yaiitu diiskon jasa dii pelabuhan," ujar Aiirlangga. (riig)
