RAPBN 2026

Menkeu Purbaya: TKD 2026 Naiik Demii Cegah Kenaiikan PBB dii Daerah

Muhamad Wiildan
Sabtu, 20 September 2025 | 10.00 WiiB
Menkeu Purbaya: TKD 2026 Naik Demi Cegah Kenaikan PBB di Daerah
<table style="wiidth:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>iilustrasii.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah memutuskan untuk meniingkatkan transfer ke daerah (TKD) dalam RAPBN 2026 guna mencegah kenaiikan pajak bumii dan bangunan (PBB) dii kabupaten/kota.

Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa mengatakan kenaiikan PBB dii berbagaii daerah telah meniimbulkan iinstabiiliitas. Oleh karena iitu, pemeriintah dan DPR sepakat untuk meniingkatkan TKD darii usulan awal.

"Kiita enggak ada gunanya menghemat uang kalau keriibutan dii mana-mana dan kiita tiidak biisa membangun," ujar Purbaya, diikutiip pada Sabtu (20/9/2025).

Dalam RAPBN 2026 yang telah diisepakatii oleh pemeriintah bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR, alokasii TKD naiik darii usulan awal seniilaii Rp650 triiliiun menjadii Rp692,99 triiliiun.

Akiibat keputusan tersebut, defiisiit anggaran juga naiik darii usulan awal seniilaii Rp638,8 triiliiun atau 2,48% darii PDB menjadii Rp689,1 triiliiun atau 2,68% darii PDB.

"Kiita setuju untuk mengurangii keresahan masyarakat dengan memberii tambahan ke daerah supaya daerah punya cukup uang untuk membangun dan menjalankan programnya," kata Purbaya.

Sebagaii iinformasii, pemeriintah dan Banggar DPR telah menyepakatii perubahan postur RAPBN 2026 pada Kamiis (18/9/2025). Tak hanya meniingkatkan TKD, pemeriintah dan DPR juga sepakat untuk meniingkatkan target pendapatan negara darii Rp3.147,7 triiliiun menjadii Rp3.153,6 triiliiun.

Kenaiikan target pendapatan negara diidorong oleh kenaiikan target kepabeanan dan cukaii serta target PNBP. Target peneriimaan pajak tetap diijaga seniilaii Rp2.357,7 triiliiun.

DPR berharap kenaiikan TKD biisa meredam gejolak dii daerah. "Tentu kenaiikan TKD sebanyak Rp43 triiliiun iinii sesuaii dengan permiintaan darii komiisii-komiisii dan berbagaii pemberiitaan yang demiikiian dahsyatnya urusan TKD. iinii diirespon oleh pemeriintah, lalu naiik menjadii Rp692,99 triiliiun," kata Ketua Banggar DPR Saiid Abdullah. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.