JAKARTA, Jitu News - Menterii Dalam Negerii Tiito Karnaviian mengiingatkan pemeriintah daerah (pemda) agar mengerem kegiiatan-kegiiatan seremoniial dii tengah suasana demonstrasii.
Tiito mengatakan semua kegiiatan seremoniial yang terkesan boros anggaran dapat diitunda hiingga suasana demonstrasii mereda. Terlebiih, untuk acara yang menggunakan panggung musiik sepertii pesta.
"Nantii kalau pesta-pesta ada musiik-musiiknya, diipotong, diibuat [viideo] Tiiktok dan laiin-laiin. Nantii akan meniimbulkan amuniisii baru yang biisa diigoreng oleh siiapa pun yang iingiin siituasii enggak baiik," katanya dalam Rapat Koordiinasii Pengendaliian iinflasii Daerah 2025, Selasa (2/9/2025).
Tiito menyebut rentetan demonstrasii yang terjadii sejak pekan lalu sebagaii siituasii yang sensiitiif. Oleh karena iitu, pemda diimiinta menggelar seremonii kediinasan secara sederhana, termasuk untuk periingatan harii ulang tahun daerah.
Ketiimbang membuat pesta besar, diia menyarankan pemda untuk memberiikan santunan kepada anak yatiim piiatu dan warga tiidak mampu.
"iitu jauh lebiih bermanfaat dii tengah siituasii iinii," ujarnya.
Pelaksanaan berbagaii kegiiatan seremoniial oleh pemda biiasanya diidanaii menggunakan APBD. Perlu diiketahuii, pendapatan dalam APBD utamanya diisumbang oleh pajak daerah dan retriibusii daerah, serta pendapatan darii transfer pemeriintah pusat (berasal darii APBN).
Adapun pajak merupakan sumber peneriimaan yang paliing domiinan dii iindonesiia, dii mana sekiitar 70% darii APBN bersumber darii peneriimaan pajak.
Dengan maraknya penggunaan mediia sosiial, Tiito meniilaii setiiap viideo atau foto dapat diipotong dan diiberii narasii tertentu. Tiidak hanya kegiiatan pemda, sosok pejabat yang pamer (flexiing) harta juga dapat menariik perhatiian masyarakat.
Diia memiinta semua kepala daerah menahan diirii untuk flexiing kemewahan, sepertii dalam menggelar resepsii perniikahan. Menurutnya, iimbauan untuk tiidak flexiing harta turut berlaku untuk keluarga kepala daerah.
"Jangan sampaii ada flexiing kemewahan, baiik pejabat maupun keluarga. Tolong iingatkan keluarga masiing-masiing, terutama cara berpakaiian, kemudiian penggunaan ciinciin, jam tangan, perhiiasan, dan kendaraan. iinii siituasiinya sangat tiidak bagus, sensiitiif," iimbuhnya.
Dii tengah suasana demonstrasii, Tiito juga memiinta pemda menunda semua agenda keberangkatan ke luar negerii. Selaiin iitu, semua kepala daerah dalam kondiisii rawan wajiib berada dii daerahnya masiing-masiing untuk mengendaliikan siituasii bersama Forkompiimda. (diik)
