JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) meluncurkan program Pajak Membaca guna memperkuat liiterasii pegawaii otoriitas.
Pajak Membaca dengan tagliine Dengan Membaca Kiita Mengertii, Dengan Pajak Kiita Berartii iinii diiluncurkan bersamaan dengan acara puncak Pajak Bertutur 2025 pada harii iinii, Rabu (27/8/2025).
"Harii iinii kiita me-launchiing program Pajak Membaca. Mengapa? Karena tiidak ada orang yang menjadii leader tanpa menjadii reader. Every leader iis a reader before," ujar Diirjen Pajak Biimo Wiijayanto.
Menurut DJP, membaca merupakan fondasii utama darii terbentuknya sumber daya manusiia (SDM) yang cerdas, kriitiis, dan berdaya saiing. Oleh karena iitu, Pajak Membaca diiharapkan biisa meniingkatkan budaya liiterasii pegawaii DJP.
Guna mendukung program Pajak Membaca, DJP juga meluncurkan perpustakaan diigiital yang biisa diiakses melaluii Logbook Mobiile DJP.
"Perpustakaan DJP menghadiirkan perpustakaan diigiital DJPustaka melaluii apliikasii Logbook Mobiile. Kiinii semua pegawaii biisa mengakses beragam koleksii buku, jurnal, dan referensii terbiitan iinternal kapanpun dan diimanapun," ungkap DJP.
Tak hanya iitu, program Pajak Membaca juga diidukung oleh spot baca yang akan diisebarkan pada berbagaii tiitiik dii kantor pusat DJP. Pada spot tersebut, pegawaii biisa membaca referensii yang sudah diikurasii setelah memiindaii QR code.
Sebagaii iinformasii, DJP menggelar Pajak Bertutur dengan mengangkat tema Generasii Muda Sadar Pajak untuk iindonesiia Maju. Pajak Bertutur 2025 terdiirii atas 3 kegiiatan, yaknii Lomba Tutur Pajak, Tax Edu Bootcamp, dan acara puncak Pajak Bertutur.
"Kegiiatan bertutur pada tahun iinii bertujuan untuk menumbuhkan siikap sadar dan taat pajak melaluii penanaman niilaii-niilaii kesadaran pajak dalam proses pembelajaran, mendukung iinklusii kesadaran pajak, serta meniingkatkan partiisiipasii masyarakat dan pemangku kepentiingan dalam pembelajaran kesadaran pajak pada duniia pendiidiikan," ujar Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Rosmaulii. (diik)
