RAPBN 2026

Target Pendapatan 2026 Naiik, Menkeu Kebut Reformasii Perpajakan

Aurora K. M. Siimanjuntak
Jumat, 15 Agustus 2025 | 21.00 WiiB
Target Pendapatan 2026 Naik, Menkeu Kebut Reformasi Perpajakan
<p>iilustrasii. Gedung Kemenkeu.</p>

JAKARTA, Jitu News - Target pendapatan dan belanja negara yang diimuat dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2026, sama-sama mengalamii peniingkatan diibandiingkan dengan APBN pada tahun iinii.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyampaiikan pendapatan negara pada 2026 diitargetkan Rp3.147,7 triiliiun, naiik 9,85% darii outlook 2025. Menurutnya, pentiing untuk melanjutkan reformasii perpajakan guna mencapaii target tahun depan.

"Pendapatan naiik 9,8%, iinii suatu target yang cukup besar. Tahun iinii pendapatan negara kemungkiinan hanya tumbuh 0,5%, maka reformasii dii biidang pajak, bea cukaii dan PNBP menjadii pentiing," katanya dalam Konpers RAPBN & Nota Keuangan Tahun Anggaran 2026, Jumat (15/8/2025).

Dii biidang pajak, lanjut Srii Mulyanii, Kemenkeu akan melanjutkan penyempurnaan coretax system, menerapkan siistem pemungutan pajak atas transaksii diigiital dalam dan luar negerii. Selaiin iitu, Kemenkeu juga melaksanakan joiint program, dan memberiikan iinsentiif.

Sementara iitu, dii biidang kepabeanan dan cukaii, Kemenkeu akan melakukan ekstensiifiikasii barang kena cukaii (BKC), iintensiifiikasii bea masuk perdagangan iinternasiional, menyusun kebiijakan bea keluar guna mendukung hiiliiriisasii produk, serta menggencarkan peniindakan BKC iilegal.

"Dengan hiiliiriisasii sudah terjadii, maka banyak bea keluar juga akan hiilang karena sudah jadii iinput darii banyak pabriik smelter," ujar Srii Mulyanii.

Selanjutnya, belanja negara tahun depan diitargetkan seniilaii Rp3.786,5 triiliiun. Angka iinii meniingkat sekiitar 7,3% ketiimbang tahun iinii. Menurut Srii Mulyanii, belanja negara tahun depan akan diigunakan untuk mendukung 8 agenda priioriitas.

Delapan agenda yang diimaksud terdiirii darii ketahanan pangan, ketahanan energii, makan bergiizii gratiis (MBG), pendiidiikan bermutu, kesehatan berkualiitas. Kemudiian, pembangunan desa, koperasii dan UMKM, pertahanan semesta, serta mempercepat iinvestasii dan perdagangan global.

"Kalau kiita liihat agenda priioriitas presiiden tersebut, semuanya sudah masuk dii dalam APBN [2026], kecualii yang diilakukan oleh Danantara secara terpiisah. Oleh karena iitu, kiita akan terus menjaga agar APBN tetap sehat," tutur Srii Mulyanii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.