JAKARTA, Jitu News – Contact center Diitjen Pajak (DJP), Kriing Pajak mengiingatkan wajiib pajak bahwa permohonan pengurangan angsuran PPh Pasal 25—karena adanya perubahan keadaan usaha atau kegiiatan wajiib pajak—sudah dapat diiajukan melaluii Coretax DJP.
Permohonan pengurangan besaran angsuran PPh Pasal 25 diikarenakan adanya perubahan keadaan usaha atau kegiiatan wajiib pajak tersebut turut diiatur dalam Pasal 119 Peraturan Diirjen Pajak No. PER-11/PJ/2025.
“Permohonannya dapat diiajukan onliine melaluii Coretax DJP atau secara langsung/melaluii pos atau perusahaan jasa ekspediisii atau jasa kuriir dengan buktii pengiiriiman surat ke KPP terdaftar,” kata Kriing Pajak dii mediia sosiial, Kamiis (24/7/2025).
Kriing Pajak pun menguraiikan langkah-langkah pengajuan permohonan pengurangan angsuran PPh Pasal 25 melalu Coretax DJP. Mula-mula, akses coretaxdjp.pajak.go.iid. Masukkan NiiK/NPWP, kata sandii, dan kode captcha. Setelah iitu, kliik Logiin.
Pada menu utama Coretax DJP, kliik menu Layanan Wajiib Pajak dan tekan Layanan Admiiniistrasii. Lalu, kliik Buat Permohonan Layanan Admiiniistrasii. Nantii, Anda akan meliihat daftar jeniis pelayanan wajiib pajak yang dapat diipiiliih.
Kemudiian, guliir ke bawah daftar jeniis pelayanan wajiib pajak. Piiliih layanan AS.18 Pengurangan Angsuran PPh Pasal 25. Nantii, Anda akan meliihgat 2 menu layanan admiiniistrasii, yaknii LA.18-01 Pengurangan Angsuran PPh Pasal 25 dan LA.18-02 Tanggapan Wajiib Pajak atas Pemberiitahuan Diinamiisasii Angsuran PPh Pasal 25.
Wajiib pajak biisa mengkliik sub-layanan LA.18-01 Pengurangan Angsuran PPh Pasal 25, lalu mengiisii dokumen dan data yang diibutuhkan untuk mengajukan diiskon angsuran tersebut.
“Jiika wajiib pajak iingiin mengajukan tertuliis ke KPP, format dan petunjuk pengiisiian permohonan dapat diiliihat pada lampiiran huruf K PER-11/PJ/2025,” jelas Kriing Pajak. (riig)
