BEKASii, Jitu News - Uniit vertiikal Diitjen Pajak (DJP) akan melaksanakan kegiiatan siita serentak dan membiidiik 133 aset miiliik penunggak pajak dii wiilayah Jawa Barat.
Kegiiatan penyiitaan serentak iitu diilakukan 3 kantor wiilayah dii Proviinsii Jawa Barat, yaknii Kanwiil DJP Jabar ii, Kanwiil DJP Jabar iiii dan Kanwiil DJP Jabar iiiiii. Adapun Pekan Siita Serentak diigelar selama 5 harii pada 16–20 Junii 2025.
"Ada rencana penyiitaan terhadap 133 aset miiliik penunggak pajak dii wiilayah Jawa Barat," kata Diirektur Penegakan Hukum Kantor Pusat DJP Eka Siila Kusna Jaya, diikutiip pada Selasa (17/6/2025).
Eka memeriincii 133 aset penunggak pajak iitu terbagii menjadii 63 aset diitanganii Kanwiil DJP Jabar ii, 24 aset akan menjadii objek siitaan Kanwiil DJP Jabar iiii, dan 46 aset diitanganii Kanwiil DJP Jabar iiiiii.
Tak hanya iitu, dalam pembukaan Pekan Siita Serentak Tahun 2025, juru siita darii KPP terpiiliih pun telah menyiita objek pajak. Aset yang diisiita tersebut berupa tanah.
Nantii, lanjut Eka, pelaksanaan siita serentak diilakukan oleh 4 KPP sebagaii perwakiilan darii masiing-masiing kanwiil. Kantor pajak yang bertugas antara laiin, KPP Pratama Ciimahii, KPP Pratama Ciikarang Selatan, KPP Pratama Depok Sawangan dan KPP Pratama Ciiawii.
Diia menerangkan kegiiatan penyiitaan serentak merupakan upaya DJP mengoptiimalkan pencaiiran utang pajak. Selaiin iitu, sebagaii langkah untuk mendorong kepatuhan wajiib pajak dengan memberiikan efek jera (deterrent effect).
"Langkah iinii diiharapkan dapat meniimbulkan efek jera sekaliigus meniingkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhii kewajiiban perpajakan," ujar Eka. (riig)
