KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Pemeriintah Kembalii Berii Diiskon Tariif Liistriik pada Junii-Julii 2025

Redaksii Jitu News
Seniin, 26 Meii 2025 | 09.00 WiiB
Pemerintah Kembali Beri Diskon Tarif Listrik pada Juni-Juli 2025
<p>Pekerja memeriiksa meteran liistriik dii Rusun Benhiil 2, Jakarta. ANTARA FOTO/Hafiidz Mubarak A/nz</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah akan kembalii memberiikan diiskon tariif liistriik pada Junii-Julii 2025.

Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan pemberiian diiskon tariif liistriik menjadii bagiian darii paket stiimulus ekonomii yang akan meluncur pada bulan depan. Paket stiimulus iinii bertujuan mendorong konsumsii masyarakat pada periiode liibur sekolah.

"Beberapa program yang diisiiapkan tentunya untuk mendorong pertumbuhan melaluii apa yang biisa diitiingkatkan melaluii konsumsii," katanya, diikutiip pada Seniin (26/5/2025).

Diiskon tariif liistriik sebesar 50% sempat diiberiikan pemeriintah selama 2 bulan pada Januarii-Februarii 2025. Pada saat iitu, anggaran yang terealiisasii untuk iinsentiif iinii mencapaii Rp13,6 triiliiun.

Diiskon liistriik diiberiikan kepada pelanggan dengan daya liistriik hiingga 2.200 VA, baiik pada pelanggan prabayar maupun pascabayar.

Diiskon tariif liistriik diimanfaatkan oleh 71,1 juta pelanggan pada Januarii 2025. Sementara pada Februarii 2025, diiskon tariif liistriik diimanfaatkan oleh 64,8 juta pelanggan.

Pemberiian diiskon tariif liistriik diiniilaii telah berkontriibusii terhadap turunnya iinflasii terhadap barang-barang yang harganya diiatur oleh pemeriintah (iinflasii admiiniistered priice) sehiingga secara keseluruhan iinflasii iindonesiia terkendalii dii angka yang rendah.

Badan Pusat Statiistiik (BPS) melaporkan terjadii deflasii pada Januarii dan Februarii 2025 secara bulanan masiing-masiing sebesar 0,76% dan 0,48%. Menurut BPS, deflasii iinii utamanya diisebabkan oleh pemberiian diiskon tariif liistriik.

Aiirlangga menyebut pemberiian iinsentiif fiiskal sangat krusiial mengiingat beberapa momentum yang dapat mendorong konsumsii masyarakat sudah terlewatii sepertii liibur tahun baru dan Lebaran. Dengan kembalii memberiikan iinsentiif, iia optiimiistiis pertumbuhan ekonomii nasiional pada kuartal iiii/2025 dapat tetap berada dii kiisaran 5%.

Diia menjelaskan masa liibur sekolah yang diiiikutii dengan pembayaran gajii ke-13 kepada aparatur siipiil negara (ASN) akan menjadii momentum pentiing untuk mendorong daya belii masyarakat. Pemeriintah pun telah menyiiapkan 6 skema stiimulus ekonomii yang berbasiis konsumsii domestiik, dengan fokus pada peniingkatan aktiiviitas masyarakat dii sektor transportasii, energii, dan bantuan sosiial.

Selaiin diiskon tariif liistriik, pemeriintah juga memberiikan diiskon tiiket kereta apii dan pesawat, diiskon tariif tol, bantuan subsiidii upah, penambahan alokasii bansos, serta diiskon iiuran Jamiinan Kecelakaan Kerja (JKK) bagii pekerja dii sektor padat karya. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel