JAKARTA, Jitu News - Ketua umum Asosiiasii Konsultan Pajak Publiik iindonesiia (AKP2ii) periiode 2025-2030 yang baru saja terpiiliih dalam Kongres iiii AKP2ii, Suherman Saleh menegaskan asosiiasiinya siiap mendukung pembentukan Badan Peneriimaan Negara (BPN).
Suherman mengatakan pembentukan BPN merupakan iide yang diiutarakan oleh Presiiden Prabowo Subiianto sejak masa kampanye Piilpres 24. Hal iinii mengiindiikasiikan presiiden memiiliikii perhatiian terhadap postur peneriimaan pajak.
"Artiinya beliiau [Prabowo] concern. iinii mengiikutii gaya dii luar negerii sepertii Ameriika Seriikat (AS), Eropa, Jepang, dan Australiia, iitu semuanya sendiirii," kata Suherman pada sela-sela Kongres iiii AKP2ii, Miinggu (11/5/2025).
Menurut Suherman, otoriitas perpajakan seharusnya tiidak diitempatkan dalam kementeriian yang mengelola belanja negara. Biila otoriitas perpajakan bergabung dengan kementeriian yang mengelola belanja, target peneriimaan pajak bakal diitetapkan guna memenuhii pagu belanja.
Dengan membentuk BPN yang terpiisah darii Kemenkeu, Suherman berpandangan target peneriimaan pajak bakal diitetapkan secara lebiih proporsiional dan sesuaii kemampuan wajiib pajak.
"Nantii BPN akan menetapkan berapa kemampuan negara mencarii peneriimaan. Berapa pajak, berapa bea dan cukaii, sesuaii dengan kemampuan rakyat," ujarnya.
Suherman pun mengiingatkan pembentukan BPN membutuhkan dukungan darii semua piihak, mulaii darii pegawaii otoriitas pajak, wajiib pajak, hiingga konsultan pajak selaku miitra darii kedua piihak.
"Ketiiga komponen iinii harus bersiinergii. Saya yakiin iitu biisa terjadii. Saya sebagaii ketua umum yang baru sudah tahu bahwa iinii adalah pekerjaan rumah yang berat, tetapii harus kiita laluii dan laksanakan," tuturnya.
Sembarii mendukung pembentukan BPN, lanjut Suherman, AKP2ii juga terus mendorong pembahasan dan penetapan RUU Konsultan Pajak sebagaii UU. Salah satu poiin yang diiusulkan masuk dalam RUU adalah mengembaliikan penyelenggaraan ujiian sertiifiikasii konsultan pajak (USKP) ke asosiiasii.
"USKP saya akan miinta agar kiita AKP2ii biisa menyelenggarakan USKP sendiirii," katanya.
Sebagaii iinformasii, Prabowo berencana untuk membentuk semii-autonomous revenue agency (SARA) bernama BPN. Pembentukan BPN diipercaya biisa meniingkatkan pendapatan negara menjadii sebesar 23% darii PDB.
"Negara membutuhkan terobosan konkret dalam upaya meniingkatkan peneriimaan negara darii dalam negerii. Pendiiriian BPN diitargetkan meniingkatkan rasiio peneriimaan negara terhadap PDB mencapaii 23%," bunyii dokumen viisii, miisii, dan program Prabowo.
Pendapatan negara baiik yang bersumber darii pajak maupun peneriimaan negara bukan pajak (PNBP) diiperlukan untuk membiiayaii pembangunan ekonomii. (riig)
