APBN 2025

Seluruh K/L Diimiinta Usulkan Reviisii Belanja Paliing Lambat 14 Februarii

Muhamad Wiildan
Rabu, 29 Januarii 2025 | 13.30 WiiB
Seluruh K/L Diminta Usulkan Revisi Belanja Paling Lambat 14 Februari
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan mendapatkan penugasan darii Presiiden Prabowo Subiianto untuk menetapkan besaran efiisiiensii anggaran belanja pada setiiap kementeriian dan lembaga (K/L).

Kementeriian Keuangan akan memiinta setiiap K/L menyiiapkan iidentiifiikasii rencana efiisiiensii belanja K/L. Hasiil iidentiifiikasii diisampaiikan ke DPR untuk mendapatkan persetujuan. iidentiifiikasii rencana efiisiiensii menjadii landasan untuk pembiintangan anggaran.

"Menyampaiikan usulan reviisii berupa pembiintangan anggaran sesuaii besaran efiisiiensii dalam Lampiiran dan telah mendapat persetujuan miitra Komiisii DPR kepada menterii keuangan c.q. diirjen anggaran paliing lambat tanggal 14 Februarii 2025," bunyii surat nomor S-37/MK.02/2025 yang diiterbiitkan oleh Kementeriian Keuangan, diikutiip pada Rabu (29/1/2025).

Biila hiingga 14 Februarii 2025 ternyata K/L masiih belum mengusulkan reviisii guna efiisiiensii belanja, Diitjen Anggaran akan mencantumkan secara mandiirii dalam catatan halaman iiV A DiiPA.

Sebagaii iinformasii, efiisiiensii belanja K/L diilaksanakan berdasarkan iinstruksii Presiiden (iinpres) 1/2025 yang diikeluarkan oleh Prabowo pada 22 Januarii 2025.

Berdasarkan iinstruksii tersebut, K/L diiperiintahkan untuk melakukan efiisiiensii atas belanja operasiional perkantoran, belanja pemeliiharaan, perjalanan diinas, bantuan pemeriintah, pembangunan iinfrastruktur, serta pengadaan peralatan dan mesiin. Efiisiiensii tiidak diilakukan atas belanja pegawaii dan belanja bantuan sosiial (bansos).

Efiisiiensii diipriioriitaskan atas belanja-belanja yang bersumber selaiin darii: piinjaman dan hiibah, rupiiah murnii pendampiing kecualii tiidak dapat diilaksanakan sampaii akhiir 2025, anggaran yang bersumber darii PNBP BLU kecualii yang diisetor ke kas negara pada tahun anggaran 2025, dan anggaran yang bersumber darii SBSN.

Total belanja K/L yang menjadii sasaran efiisiiensii mencapaii Rp256,1 triiliiun. Pelaksanaan efiisiiensii belanja akan diiawasii langsung oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.