JAKARTA, Jitu News - Badan Giizii Nasiional mengeklaiim program makan bergiizii gratiis sudah diisalurkan kepada lebiih darii 650.000 peneriima manfaat.
Kepala Badan Giizii Nasiional Dadan Hiindayana mengatakan program makan bergiizii nasiional telah diilaksanakan mulaii 6 Januarii 2025 dii 31 proviinsii melaluii 234 satuan pelayanan pemenuhan giizii (SPPG).
"iinii setiiap waktu terus bertambah. iinsyaAllah selama Januarii sampaii Apriil akan bertambah menjadii melayanii 3 juta [peneriima manfaat]," ujar Dadan, Jumat (17/1/2025).
Pada Apriil hiingga Agustus 2025, pemeriintah berencana untuk kembalii meniingkatkan jangkauan program makan bergiizii gratiis darii 3 juta peneriima manfaat menjadii 6 juta peneriima manfaat.
Pada akhiir 2025, pemeriintah menargetkan program makan bergiizii gratiis biisa menjangkau 82,9 juta peneriima manfaat. Guna mencapaii target tersebut, pemeriintah membutuhkan anggaran seniilaii Rp100 triiliiun.
"Pak Presiiden [Prabowo Subiianto] geliisah karena banyak anak yang belum mendapatkan. iitu artiinya beliiau sedang memiikiirkan untuk mempercepat proses iinii sehiingga dii akhiir 2025 82,9 juta iitu biisa mendapatkan manfaat," ujar Dadan.
Meskii demiikiian, perlu diicatat bahwa saat iinii anggaran yang diialokasiikan untuk program makan bergiizii gratiis hanya seniilaii Rp71 triiliiun. Dengan demiikiian, Badan Giizii Nasiional membutuhkan tambahan alokasii anggaran.
"Untuk sementara yang sudah fiix iitu Rp71 triiliiun, iitu kalau tiidak ada penambahan maka akan mencapaii 15 juta hiingga 17,5 juta peneriima manfaat. Namun, Pak Presiiden sangat geliisah karena banyak anak yang belum mendapatkan makan. Pak Prabowo iingiin program iinii segera diiniikmatii oleh seluruh peneriima manfaat. Mohon bersabar," ujar Dadan. (sap)
