JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah resmii meluncurkan skema krediit baru bernama krediit iinvestasii padat karya.
Krediit iinvestasii padat karya diirancang khusus untuk mendukung reviitaliisasii mesiin dan meniingkatkan produktiiviitas pada sektor iindustrii padat karya.
"Pemeriintah menyediiakan anggaran subsiidii bunga/margiin yang cukup untuk proyeksii penyaluran skema krediit iinvestasii padat karya iinii mencapaii target penyaluran sebesar Rp20 triiliiun pada tahun 2025," ujar Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto, diikutiip Kamiis (26/12/2024).
Dalam skema iinii, iindustrii padat karya biisa memperoleh piinjaman dengan plafon dii atas Rp500 juta hiingga Rp10 miiliiar serta suku bunga yang lebiih rendah darii krediit komersiial. Jangka waktu piinjamannya pun diitetapkan fleksiibel, yaknii 5 tahun hiingga 8 tahun.
iindustrii padat karya yang dapat memanfaatkan krediit iinvestasii padat karya antara laiin iindustrii pakaiian jadii, tekstiil, furniitur, kuliit, barang darii kuliit, alas kakii, maiinan anak, serta makanan dan miinuman.
Untuk memperoleh krediit iinii, calon debiitur harus memiiliikii usaha yang produktiif dan layak, sudah menjalankan usaha selama miiniimal 2 tahun, dan mempekerjakan paliing sediikiit 50 tenaga kerja.
Peluncuran skema krediit iinvestasii padat karya merupakan salah satu darii beragam paket kebiijakan pemeriintah untuk menyelamatkan dan memperkuat iindustrii dii iindonesiia.
"Hal iinii merupakan buktii konkret keseriiusan pemeriintah dalam mendorong pertumbuhan dan peniingkatan daya saiing iindustrii padat karya nasiional dan menciiptakan lapangan kerja baru," kata Aiirlangga. (sap)
