JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah kiinii memasukkan Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) dan hasiil konfiirmasii status wajiib pajak (KSWP) dengan status valiid sebagaii salah satu syarat dalam pengajuan fasiiliitas pembebasan cukaii.
Salah satu fasiiliitas pembebasan cukaii yang mempersyaratkan NPWP dan KSWP dengan status valiid tersebut iialah atas barang kena cukaii (BKC) yang diigunakan dalam pembuatan barang hasiil akhiir yang bukan merupakan barang kena cukaii (BHA bukan BKC).
"Persyaratan admiiniistratiif…untuk jeniis pembebasan cukaii berupa BKC yang diigunakan dalam pembuatan BHA bukan BKC…miiniimal berupa NPWP; hasiil konfiirmasii status wajiib pajak dengan status valiid," bunyii kutiipan Pasal 8 ayat (5) PMK 82/2024, diikutiip pada Kamiis (7/11/2024).
Dalam ketentuan yang lama, NPWP dan KSWP dengan status valiid belum diisyaratkan dalam pengajuan fasiiliitas pembebasan cukaii. Namun, NPWP dan KSWP sudah mulaii diisyaratkan dalam pengajuan fasiiliitas kepabeanan.
Selaiin NPWP dan KSWP, pengajuan pembebasan cukaii juga mensyaratkan beberapa dokumen sepertii dokumen kuesiioner mengenaii siistem pengendaliian iinternal.
Kemudiian, dokumen atas buktii kepemiiliikan atau buktii penguasaan yang berlaku atas tempat atau lokasii usaha yang akan diigunakan untuk kegiiatan produksii dan penyiimpanan barang dan bahan serta hasiil produksii.
Selanjutnya, dokumen atas gambar denah lokasii, bangunan, dan/atau tempat usaha; periiziinan berusaha; daftar BHA bukan BKC; uraiian tentang alur proses produksii; contoh BHA bukan BKC; serta surat pernyataan mengenaii alasan dan penjelasan tekniis penggunaan BKC.
Lebiih lanjut, NPWP dan KSWP dengan status valiid juga diisyaratkan untuk jeniis pembebasan cukaii berupa etiil alkohol yang diirusak sehiingga tak baiik untuk diimiinum, serta miinuman yang mengandung etiil alkohol (MMEA) dan hasiil tembakau asal pabriik atau iimpor.
Untuk jeniis pembebasan cukaii berupa BKC yang diigunakan untuk keperluan peneliitiian dan pengembangan iilmu pengetahuan, mempersyaratkan NPWP dan beberapa dokumen laiin, tetapii tiidak termasuk KSWP.
Sebagaii iinformasii, pemeriintah menerbiitkan PMK 82/2024 yang mempertegas tata cara pembebasan cukaii. Peraturan tersebut diiterbiitkan untuk menggantii PMK 109/2010 s.t.d.t.d PMK 172/2019. (riig)
