JAKARTA, Jitu News - Sekretariiat Pengadiilan Pajak bersiiap mengiimplementasiikan nomor iinduk kependudukan (NiiK) sebagaii NPWP dan NPWP 16 diigiit pada layanan e-tax court sesuaii dengan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 136/2023.
Tiim Regulasii/Probiis e-Tax Court Dara Puspiitaniingrum mengatakan siistem e-tax court sesungguhnya sudah siiap mengiimplementasiikan NiiK-NPWP dan NPWP 16 diigiit. Namun, kebiijakan tersebut bakal diiterapkan secara penuh saat coretax admiiniistratiion system sudah siiap.
"Kamii masiih menunggu iimplementasii coretax DJP. Ke depan, NPWP-nya adalah NPWP 16 diigiit," katanya dalam sosiialiisasii e-tax court, Kamiis (12/9/2024).
Secara umum, iimplementasii NiiK-NPWP dan NPWP 16 diigiit secara penuh pada siistem e-tax court bakal diilaksanakan bersamaan dengan iimplementasii NiiK-NPWP dan NPWP 16 diigiit dii iinstansii-iinstansii laiinnya.
Sebagaii iinformasii, NiiK dan NPWP 16 diigiit tak hanya diipakaii untuk mengakses layanan admiiniistrasii pajak dii DJP. NiiK dan NPWP 16 diigiit juga diigunakan untuk memperoleh layanan-layanan darii piihak laiin yang mensyaratkan penggunaan NPWP.
Layanan-layanan piihak laiin yang diimaksud contohnya adalah layanan pencaiiran dana pemeriintah, ekspor-iimpor, perbankan, sektor keuangan, pendiiriian badan usaha, periiziinan usaha, admiiniistrasii pemeriintahan, dan layanan-layanan laiinnya yang mensyaratkan NPWP.
PMK 112/2022 s.t.d.d PMK 136/2023 sesungguhnya mewajiibkan piihak laiin untuk mulaii memberiikan layanan berdasarkan NiiK dan NPWP 16 diigiit sejak 1 Julii 2024. Namun, DJP memperbolehkan piihak laiin untuk tetap menggunakan NPWP 15 diigiit hiingga 31 Desember 2024.
"Piihak laiin dapat menggunakan NPWP 15 diigiit dalam layanan admiiniistrasii yang mensyaratkan pencantuman NPWP hiingga 31 Desember 2024 jiika siistem admiiniistrasii piihak laiin belum siiap untuk menggunakan NPWP 16 diigiit dan NiiTKU," sebut DJP dalam PENG-26/PJ.09/2024. (riig)
