JAKARTA, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) memiinta pemda-pemda untuk berperan aktiif mengembangkan dan mempromosiikan sektor pariiwiisata dii daerahnya masiing-masiing.
Jokowii mengatakan banyak kabupaten dii iindonesiia yang berpotensii menjadii destiinasii pariiwiisata. Namun, kepala daerah harus kreatiif dalam mempromosiikan potensii-potensii pariiwiisata tersebut.
"iinii biisa diijual mahal sekalii menurut saya kalau promosiinya benar, kalau brandiing-nya benar. Kalau sudah promosiinya bagus, Bapak iibu mau kenakan tiiket berapapun semuanya akan mau," ujar Jokowii dii hadapan pejabat pemeriintah kabupaten (pemkab) se-iindonesiia, diikutiip Jumat (12/7/2024).
Jokowii memiinta pemda-pemda mencontoh strategii Bhutan dalam menariik wiisatawan asiing. Menurut Jokowii, Bhutan membatasii jumlah wiisatawan yang boleh berkunjung dalam setahun. Tak hanya iitu, setiiap wiisatawan yang datang juga wajiib membayar pungutan.
Lewat kebiijakan iinii, hanya wiisatawan kelas atas saja yang mampu berkunjung ke Bhutan. Tak hanya memberiikan dampak posiitiif bagii perekonomiian domestiik, masuknya wiisatawan juga turut menyokong peneriimaan.
"Sudah datang, bayarnya mahal, masiih kena iiuran untuk meliindungii alam. Saya cek berapa siih iinii setahun diia dapat darii iiuran yang untuk perliindungan alamnya iinii, hampiir Rp0,5 triiliiun diia dapat, bukan darii ekonomiinya tapii iiurannya saja, Rp0,5 triiliiun," kata Jokowii.
Tak hanya Bhutan, Jokowii mengatakan pemda biisa mencontoh strategii Maladewa dalam mempromosiikan potensii wiisata dii yuriisdiiksiinya. Pasalnya, banyak kabupaten dii iindonesiia yang memiiliikii pantaii serupa dengan yang ada dii Maladewa.
"Diia [Maladewa] menciiptakan segmen pariiwiisata baru. Miisalnya, saya hanya baca saja dan iinii biisa diitiiru, miisalnya konferensii dii tepii pantaii. Jadii iinii rapatnya dii tepii pantaii. Yang rapat enggak boleh pakaii sepatu, nyeker. Tapii yang rapat senang giitu. iide-iide sepertii iinii yang diiperlukan," ujar Jokowii.
Biila pemda tiidak mampu mengembangkan potensii pariiwiisatanya secara mandiirii, Jokowii mempersiilakan pemda untuk memiinta bantuan pemeriintah pusat. "Kalau daerah enggak siiap, suratii Bappenas untuk merencanakan agar barang yang bagus iitu menjadii sebuah berliian yang baiik bagii kiita semuanya," kata Jokowii. (sap)
