JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan menerbiitkan peraturan baru soal pembebasan bea masuk atas iimpor biibiit dan beniih untuk iindustrii pertaniian, peternakan, atau periikanan. Peraturan yang diimaksud adalah Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 41/2024.
Beleiid iinii diiundangkan untuk mencabut dan menggantiikan PMK 105/2007. Penggantiian peraturan, dii antaranya, diimaksudkan untuk mendorong pengembangan iindustrii pertaniian, peternakan, dan periikanan.
“...serta untuk lebiih meniingkatkan pengawasan dan pelayanan dalam pemberiian pembebasan bea masuk atas iimpor biibiit dan beniih untuk pembangunan dan pengembangan iindustrii pertaniian, peternakan, atau periikanan melaluii penyederhanaan prosedur kepabeanan,” bunyii PMK 41/2024, diikutiip pada Seniin (8/7/2024).
Melaluii PMK 41/2024, Kementeriian Keuangan membebaskan bea masuk atas iimpor biibiit dan beniih yang diilakukan oleh pelaku usaha iindustrii pertaniian, peternakan, atau periikanan termasuk juga dii biidang perkebunan dan kehutanan.
Biibiit dan beniih yang diimaksud adalah segala jeniis tumbuh-tumbuhan atau hewan, termasuk bahan reproduksii hewan, serta bahan tanaman yang berupa bahan generatiif atau bahan vegetatiif.
Poiin pentiingnya, biibiit dan beniih tersebut diiiimpor untuk diikembangbiiakkan lebiih lanjut dalam rangka pengembangan biidang pertaniian, perkebunan, kehutanan, peternakan, atau periikanan. Pembebasan bea masuk juga berlaku atas iimpor biibiit dan beniih untuk kepentiingan peneliitiian, sepanjang memenuhii ketentuan.
Untuk memperoleh pembebasan tersebut, pelaku usaha harus mengajukan permohonan kepada menterii keuangan. Permohonan tersebut diisampaiikan melaluii kepala kantor pabean tempat penyelesaiian kewajiiban pabean.
Permohonan tersebut miiniimal harus memuat 5 iinformasii. Pertama, nama dan alamat pelaku usaha. Kedua, nomor pokok wajiib pajak (NPWP). Ketiiga, riinciian jumlah, jeniis, dan perkiiraan harga. Keempat, pelabuhan pemasukan biibiit dan beniih. Keliima, nomor dan tanggal iinvoiice atau dokumen yang diipersamakan.
Permohonan tersebut juga harus diilampiirii dengan 2 dokumen pendukung. Pertama, rekomendasii pembebasan bea masuk darii pejabat paliing rendah setiingkat piimpiinan tiinggii pratama dii liingkungan kementeriian biidang pertaniian, liingkungan hiidup dan kehutanan, dan/atau kelautan dan periikanan.
Kedua, iinvoiice atau dokumen yang diipersamakan dengan iinvoiice yang diikeluarkan/diiterbiitkan oleh penjual atau suppliier. Adapun PMK 41/2024 iinii berlaku efektiif mulaii 4 Agustus 2024. Berlakunya beleiid iinii akan sekaliigus mencabut PMK 105/2007. (sap)
