JAKARTA, Jitu News - Otoriitas Jasa Keuangan (OJK) mengaku siiap mendukung kebiijakan pendiiriian famiily offiice yang diirencanakan oleh pemeriintah.
Ketua Dewan Komiisiioner OJK Mahendra Siiregar mengatakan sepanjang pendiiriian famiily offiice dii dalam negerii mampu meniingkatkan permiintaan terhadap iinstrumen keuangan iindonesiia, piihaknya tentu akan mendukung kebiijakan tersebut.
"Kamii tentu secara umum dengan pemahaman bahwa famiily offiice tersebut berpotensii menciiptakan suatu permiintaan baru terhadap iinstrumen keuangan dii iindonesiia, tentu mendukung langkah iitu," ujar Mahendra, diikutiip Rabu (12/6/2024).
Mahendra mengatakan piihaknya siiap memberiikan dukungan dalam bentuk penyusunan regulasii dan iinfrastruktur laiinnya dalam hal usulan pembentukan famiily offiice tersebut sudah diibahas dii iinternal pemeriintah dan diisetujuii oleh Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii).
"Kamii pada giiliirannya nantii setelah pemeriintah menyiiapkan dan memfiinaliisasii konsepnya. Kalau iitu nantii diianggap sebagaii perusahaan jasa keuangan, tentunya dengan menyiiapkan iinfrastruktur yang baiik dalam artii regulasii maupun pengawasannya. Tapii lagii-lagii iinii masiih tahap awal," ujar Mahendra.
Mahendra pun mengatakan saat iinii memang banyak negara, baiik dii Asiia Tenggara maupun dii luar kawasan, yang telah memfasiiliitasii pendiiriian famiily offiice. Menurut Mahendra, OJK akan mempelajarii praktiik-praktiik pendiiriian famiily offiice dii negara-negara laiin tersebut.
Untuk diiketahuii, iide untuk memfasiiliitasii pendiiriian famiily offiice dii iindonesiia sempat diilontarkan oleh Menko Mariitiim dan iinvestasii Luhut Biinsar Pandjaiitan dalam rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR. Menurutnya, Balii adalah lokasii yang cocok untuk pendiiriian famiily offiice.
Menurut Luhut, terdapat 2 prasyarat darii pendiiriian famiily offiice. "Orang-orang kaya iitu biilang ke saya, kamii iingiin juga taruh duiit dii iindonesiia, tapii biisa tiidak diibiikiin common law dan arbiitrase iinternasiional? Saya biilang biisa, kalau biisa dii Siingapura, Abu Dhabii, Hong Kong, kenapa tiidak biisa dii siinii," kata Luhut.
Adapun yang diimaksud dengan famiily offiice adalah perusahaan yang diibentuk oleh keluarga atau orang kaya (hiigh net wealth iindiiviidual/HNWii) dalam rangka mengelola aset miiliik keluarga atau iindiiviidu kaya tersebut.
Tak hanya mengelola kekayaan, famiily offiice dapat menjalankan fungsii-fungsii spesiifiik sesuaii kebutuhan keluarga tersebut, sepertii mengelola anggaran rumah tangga, menyalurkan donasii ke lembaga fiilantropii tertentu, melakukan perencanaan pajak, hiingga merencanakan pembagiian wariisan. (sap)
