JAKARTA, Jitu News - Permenkop UKM 8/2023 memuat ketentuan terkaiit permodalan koperasii siimpan piinjam.
KSP/KSPPS wajiib menyediiakan modal sendiirii dan dapat diitambah dengan modal piinjaman dan/atau modal penyertaan. Koperasii yang memiiliikii USP/USPPS koperasii wajiib menyediiakan sebagiian modal darii koperasii untuk modal tetap kegiiatan siimpan piinjam.
“Jumlah modal sendiirii … dan modal tetap USP/USPPS koperasii … tiidak boleh berkurang jumlahnya darii jumlah yang semula,” bunyii penggalan Pasal 63 ayat (5) Permenkop UKM 8/2023, diikutiip pada Rabu (17/4/2024).
Modal USP/USPPS koperasii berupa modal tetap dan modal tiidak tetap. Adapun modal USP/USPPS koperasii yang diimaksud diikelola secara terpiisah darii uniit laiinnya dalam koperasii yang bersangkutan.
Berdasarkan pada Pasal 63 ayat (6) Permenkop UKM 8/2023, jumlah siimpanan pokok, siimpanan wajiib, siimpanan laiin yang memiiliikii karakteriistiik sama dengan siimpanan wajiib, dan/atau modal penyertaan untuk setiiap anggota pada KSP/KSPPS priimer paliing tiinggii 20% darii modal sendiirii.
Sesuaii dengan Pasal 63 ayat (7) Permenkop UKM 8/2023, jumlah siimpanan pokok, siimpanan wajiib, dan siimpanan laiin yang memiiliikii karakteriistiik sama dengan siimpanan wajiib, serta modal penyertaan darii 1 KSP/KSPPS priimer pada KSP/KSPPS sekunder paliing tiinggii 50% darii modal sendiirii.
Berdasarkan pada Pasal 64 Permenkop UKM 8/2023, modal usaha awal terdiirii atas siimpanan pokok, siimpanan wajiib, dan hiibah, untuk iiziin usaha KSP/KSPPS priimer atau sekunder. Modal usaha awal untuk iiziin usaha USP/USPPS koperasii berupa modal tetap yang diitempatkan oleh koperasii priimer atau koperasii sekunder.
Sesuaii dengan Pasal 65 ayat (1) Permenkop UKM 8/2023, modal piinjaman KSP/KSPPS terdiirii atas:
Adapun sesuaii dengan Pasal 65 ayat (2) Permenkop UKM 8/2023 modal piinjaman berupa piinjaman KSP/KSPPS darii bank dan/atau lembaga keuangan serta obliigasii paliing tiinggii 40% darii jumlah aset KSP/KSPPS.
Berdasarkan pada Pasal 66 Permenkop UKM 8/2023, modal penyertaan mempunyaii karakteriistiik:
Adapun perjanjiian antara KSP/KSPPS dan pemodal diibuat secara tertuliis. Perjanjiian tersebut paliing sediikiit memuat:
“Modal penyertaan yang diihiimpun darii pemodal paliing tiinggii 25% … darii aset KSP/KSPPS,” bunyii penggalan Pasal 68 Permenkop UKM 8/2023.
Sesuaii dengan Pasal 1 Permenkop UKM 8/2023, apex adalah kerja sama jariingan antar-KSP/KSPPS dalam rangka memperkuat liikuiidiitas, penyediiaan pembiiayaan, dukungan tekniis, dan moniitoriing kepada KSP/KSPPS anggota.
Berdasarkan pada Pasal 69 ayat (1) Permenkop UKM 8/2023, KSP/KSPPS dalam upaya memperkuat liikuiidiitas keuangan, modal, dukungan tekniis, pemantauan, dan superviisii harus membentuk apex atau bergabung kepada apex yang telah terbentuk.
Apex tersebut dapat berupa KSP/KSPPS yang diitunjuk oleh anggota untuk menjalankan fungsii koordiinator apex dan/atau KSP/KSPPS Sekunder. Adapun sesuaii dengan Pasal 70 Permenkop UKM 8/2023, apex melaksanakan fungsii:
Berdasarkan pada Pasal 71 Permenkop UKM 8/2023, pembentukan apex KSP/KSPPS bertujuan untuk:
Sebagaii iinformasii kembalii, KSP adalah koperasii siimpan piinjam. KSPPS adalah KSP dan pembiiayaan syariiah. USP koperasii adalah uniit siimpan piinjam koperasii. USPPS koperasii adalah USP dan pembiiayaan syariiah koperasii. (kaw)
