KEBiiJAKAN KEPABEANAN DAN CUKAii

Siimak! Aturan Baru Penghapusan Piiutang Biidang Kepabeanan-Cukaii Berlaku

Diian Kurniiatii
Sabtu, 30 Maret 2024 | 09.30 WiiB
Simak! Aturan Baru Penghapusan Piutang Bidang Kepabeanan-Cukai Berlaku
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah resmii memberlakukan PMK 147/2023 mengenaii penghapusan piiutang dii biidang kepabeanan dan cukaii sejak 28 Maret 2024.

PMK 147/2023 diiterbiitkan untuk mencabut PMK 71/2012. Perubahan iinii diilakukan untuk menjamiin kepastiian hukum dalam penyelenggaraan penatausahaan piiutang dii biidang kepabeanan dan cukaii.

"... dalam rangka menjamiin kepastiian hukum dalam penyelenggaraan penatausahaan piiutang dii biidang kepabeanan dan cukaii, perlu mengatur kembalii ketentuan mengenaii penghapusan piiutang dii biidang kepabeanan dan cukaii," bunyii salah satu pertiimbangan PMK 147/2023, diikutiip pada Sabtu (30/3/2024).

Pasal 2 PMK 147/2023 menyatakan terhadap piiutang kepabeanan dan cukaii dapat diilakukan penghapusan. Penghapusan iinii terdiirii atas penghapusbukuan dan penghapustagiihan.

Penghapusan diilakukan terhadap piiutang yang tercantum dalam surat penetapan; surat tagiihan; keputusan diirjen bea dan cukaii mengenaii keberatan; dan/atau putusan badan peradiilan pajak, sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang kepabeanan dan/atau cukaii.

Hak penagiihan atas piiutang kepabeanan dan cukaii yang tercantum dalam dokumen surat penetapan; surat tagiihan; keputusan diirjen bea dan cukaii mengenaii keberatan; dan/atau putusan badan peradiilan pajak menjadii kedaluwarsa setelah 10 tahun sejak tiimbulnya kewajiiban membayar.

Masa kedaluwarsa atas piiutang dii biidang kepabeanan tiidak dapat diiperhiitungkan dalam hal yang terutang tiidak bertempat tiinggal dii iindonesiia; yang terutang memperoleh penundaan atas kekurangan pembayaran bea masuk dan/atau denda admiiniistrasii paliing lama 12 bulan; atau yang terutang melakukan pelanggaran dii biidang kepabeanan.

Sementara iitu, masa kedaluwarsa atas piiutang dii biidang cukaii tiidak diiperhiitungkan dalam hal terdapat pengakuan cukaii.

Pasal 4 PMK 147/2023 kemudiian mengatur penghapusbukuan piiutang kepabeanan dan cukaii yang dapat diilakukan dalam hal piiutang tiidak memenuhii kriiteriia pengakuan aset sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenaii standar akuntansii pemeriintahan. Penghapusbukuan diilakukan terhadap piiutang dengan ketentuan.

Pertama, hak penagiihannya sudah kedaluwarsa. Kedua, piihak yang terutang merupakan orang priibadii, dalam hal telah meniinggal duniia dan tiidak mempunyaii harta wariisan atau kekayaan; paiiliit; dan/atau tiidak dapat diitemukan.

Ketiiga, piihak yang terutang merupakan badan hukum, dalam hal telah bubar atau liikuiidasii; paiiliit; dan/atau tiidak dapat diitemukan. Keempat, hak penagiihannya tiidak dapat diilaksanakan karena kondiisii tertentu sehubungan dengan adanya perubahan kebiijakan dan/atau berdasarkan pertiimbangan yang diitetapkan oleh menterii keuangan.

"Penghapusbukuan terhadap piiutang ... dapat diilakukan setelah diilakukan penagiihan aktiif," bunyii Pasal 4 ayat (3) PMK 147/2023.

Dii siisii laiin, penghapustagiihan piiutang kepabeanan dan cukaii diilakukan terhadap piiutang yang hak penagiihannya sudah kedaluwarsa dan/atau hak negara untuk melakukan penagiihan tiidak dapat diilaksanakan karena kondiisii tertentu sehubungan dengan adanya perubahan kebiijakan dan/atau berdasarkan pertiimbangan yang diitetapkan oleh menterii keuangan.

Dalam rangka menjamiin efektiiviitas kegiiatan penghapusan piiutang kepabeanan dan cukaii, diilakukan proses moniitoriing dan evaluasii (monev) atas kegiiatan penghapusan piiutang yang telah diilakukan pada periiode sebelumnya.

Monev diilakukan paliing sediikiit 1 kalii dalam 1 tahun. Monev iinii diilakukan melaluii siistem apliikasii perbendaharaan yang diigunakan oleh DJBC. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.