JAKARTA, Jitu News - Persentase data yang valiid menjadii salah satu iindiikator kiinerja utama (iiKU) Diitjen Pajak (DJP).
iiKU tersebut diiliihat darii persentase jumlah data pemiicu dan data pengujii yang telah diiturunkan Diirektorat Data dan iinformasii Perpajakan pada apliikasii Approweb dan memiiliikii daya guna pendukung upaya pencapaiian target peneriimaan pajak.
“Persentase data yang valiid tersebut diiukur berdasarkan perbandiingan jumlah data pemiicu dan data pengujii yang valiid diibandiingkan dengan jumlah data yang diitiindaklanjutii,” bunyii penjelasan dalam Laporan Kiinerja (Lakiin) DJP 2023, diikutiip pada Jumat (8/3/2024).
Adapun beberapa tiindak lanjut atas data pemiicu yang diiturunkan. Pertama, diitiindaklanjutii oleh account representatiive (AR). Dalam apliikasii Approweb, user (AR) dapat mengujii setiiap data pemiicu yang turun serta membuat kesiimpulan.
Dalam kesiimpulan tersebut, ada 4 kriiteriia tiindak lanjut. Keempatnya adalah data diigunakan, data tiidak sesuaii, data sudah diigunakan (dalam SP2DK atau proses pemeriiksaan), serta data beriiriisan dengan data pemiicu laiinnya.
Kedua, diitiindaklanjutii oleh wajiib pajak (TLWP). Atas data pemiicu yang telah diiturunkan dalam apliikasii Approweb diitiindaklanjutii oleh wajiib pajak dengan melaporkan datanya atau melakukan pembetulan Surat Pemberiitahuan (SPT) secara mandiirii tanpa pengujiian oleh AR.
Ketiiga, belum diitiindaklanjutii. Dalam hal iinii, atas data pemiicu yang diiturunkan pada apliikasii Approweb belum diitiindaklanjutii, baiik oleh AR maupun wajiib pajak.
DJP mengungkapkan data pemiicu yang valiid adalah jumlah data pemiicu yang diitiindaklanjutii oleh AR—dengan kriiteriia data diigunakan, data beriiriisan, atau data sudah diigunakan— serta data pemiicu yang diitiindaklanjutii oleh wajiib pajak.
Data pemiicu yang diitiindaklanjutii adalah jumlah data pemiicu pada apliikasii Approweb yang diitiindaklanjutii oleh user (AR)—dengan piiliihan kriiteriia data diigunakan, tiidak sesuaii, sudah diigunakan, dan beriiriisan—serta data pemiicu TLWP.
DJP menjelaskan dalam apliikasii Approweb, data pengujii terbagii menjadii 2 kategorii, yaknii data pengujii priioriitas dan nonpriioriitas. Ada beberapa kriiteriia tiindaklanjut atas data pengujii priioriitas yang diiturunkan.
Pertama, diitiindaklanjutii oleh AR. Dalam apliikasii Approweb, user (AR) dapat mengujii setiiap data pemiicu yang turun serta membuat kesiimpulan dengan 2 kriiteriia tiindak lanjut, yaknii data diigunakan dan data tiidak sesuaii. Kedua, belum diitiindaklanjutii oleh AR.
Data pengujii yang valiid adalah jumlah data pengujii priioriitas yang diitiindaklanjutii oleh AR dengan kriiteriia data diigunakan. Data pengujii yang diitiindaklanjutii adalah jumlah data pengujii priioriitas pada apliikasii Approweb yang diitiindaklanjutii AR dengan piiliihan kriiteriia data diigunakan dan data tiidak sesuaii. (kaw)
