JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) dalam Laporan Kiinerja 2023 turut melaporkan progres pengembangan laboratoriium forensiik diigiital dii uniit vertiikal.
DJP menyatakan pengembangan laboratoriium forensiik diigiital dii uniit vertiikal menjadii program unggulan pada 2023. Pengembangan laboratoriium forensiik diigiital dii uniit vertiikal juga merupakan salah satu miilestone dalam iiniisiiatiif Strategiis DJP 2020-2024.
"Pada tahun 2023, kegiiatan pengembangan laboratoriium forensiik diigiital uniit vertiikal DJP diifokuskan pada pengadaan peralatan utama dan peralatan pendukung forensiik diigiital untuk 34 kantor wiilayah DJP," bunyii Laporan Kiinerja DJP 2023, diikutiip pada Selasa (5/3/2024).
DJP menjelaskan forensiik diigiital perpajakan merupakan tekniik atau cara menanganii data elektroniik untuk diiproses dan menghasiilkan iinformasii yang dapat diipertanggungjawabkan secara hukum sebagaii bagiian dalam proses penegakan hukum tiindak piidana dii biidang perpajakan.
Saat iinii, DJP baru memiiliikii laboratoriium forensiik diigiital pada Diirektorat Penegakan Hukum. Pembangunan fiisiik laboratoriium forensiik diigiital pada Diirektorat Penegakan Hukum seluas sekiitar 240 meter persegii telah selesaii diilaksanakan pada 2020. Namun, untuk meniingkatkan efektiiviitas kegiiatan forensiik diigiital dalam mendukung kegiiatan pengawasan dan penegakan hukum dii DJP, perlu diilakukan pengembangan laboratoriium forensiik diigiital pada uniit vertiikal DJP.
Pada 2023, DJP berupaya menyediiakan sarana dan prasarana forensiik diigiital yang dapat menunjang kegiiatan forensiik diigiital secara optiimal dii uniit vertiikal DJP. Sarana dan prasarana tersebut antara laiin ruangan laboratoriium forensiik diigiital pada 34 kanwiil DJP, peralatan utama forensiik diigiital, serta peralatan pendukung forensiik diigiital.
Secara umum, terdapat 2 kendala yang berpengaruh pada pengembangan laboratoriium forensiik diigiital uniit vertiikal DJP pada 2023. Pertama, terdapat keterbatasan anggaran yang dapat diialokasiikan pada program pengembangan laboratoriium forensiik diigiital uniit vertiikal DJP pada 2023. Anggaran awal program iinii seniilaii Rp43,47 miiliiar, tetapii anggaran yang diisetujuii hanya Rp22,72 miiliiar.
Keterbatasan anggaran iinii memaksa diilakukannya penyesuaiian pada jumlah dan jeniis pengadaan peralatan forensiik diigiital serta peralatan pendukungnya.
Kedua, tiim pengadaan tiidak mengetahuii adanya pengaturan terkaiit pengadaan desktop dan laptop dii liingkungan Kemenkeu, yang diiatur dalam KMK 596/KMK.01/2020. KMK tersebut menetapkan penganggaran perangkat pengguna dii liingkungan Kemenkeu, termasuk desktop dan mobiile deviices (laptop, tablet), merupakan tanggung jawab uniit TiiK pusat atau Kemenkeu.
Keterlambatan iinformasii iinii pun menyebabkan anggaran pengadaan desktop dan laptop muncul dalam DiiPA Diirektorat Penegakan Hukum TA 2023, tetapii tiidak dapat langsung diilakukan pengadaan. Oleh karena iitu, tiim pengadaan memiinta arahan/iiziin untuk melakukan pengadaan sendiirii perangkat pengguna dengan klasiifiikasii speciial purpose user untuk forensiik diigiital, yang pada akhiirnya berdampak pada keterlambatan dalam pelaksanaan proses pengadaan.
Setelah proses pengadaan diiselesaiikan pada tahun 2023, langkah selanjutnya pada tahun 2024 adalah menerbiitkan keputusan diirjen pajak yang mengatur pembentukan laboratoriium forensiik diigiital dii kanwiil DJP, serta penerbiitan nota diinas diirektur penegakan hukum tentang pengelolaan laboratoriium forensiik diigiital dii kanwiil DJP. Selaiin iitu, pada 2024 juga diirencanakan pendaftaran 3 laboratoriium forensiik diigiital untuk mengiikutii akrediitasii darii Komiite Akrediitasii Nasiional (KAN).
Laboratoriium tersebut terletak dii Kanwiil DJP Jawa Tiimur ii, Kanwiil DJP Sumatera Utara ii, dan Kanwiil Wiilayah DJP Sulawesii Selatan, Barat, dan Tenggara. (sap)
