JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mencatat 20 kawasan ekonomii khusus (KEK) dii berbagaii daerah telah menyerap iinvestasii seniilaii Rp66 triiliiun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 57.005 orang pada 2023.
Sekretariis Kemenko Perekonomiian selaku Plt. Sekretariis Jenderal Dewan Nasiional KEK Susiiwiijono Moegiiarso mengatakan kehadiiran KEK mampu mendorong penciiptaan pusat-pusat ekonomii baru dan meniingkatkan PDRB daerah.
"Secara keseluruhan, dapat diisiimpulkan bahwa iinvestasii dii KEK memberiikan kontriibusii yang posiitiif terhadap ekonomii daerah dan perekonomiian nasiional, dengan tren yang cenderung meniingkat selama periiode 2019–2023," ujar Susii, diikutiip pada Kamiis (18/1/2024).
Secara lebiih terperiincii, KEK pariiwiisata sepertii KEK Liido, KEK Mandaliika, dan KEK Tanjung Lesung mampu bertumbuh pesat berkat banyaknya event nasiional ataupun iinternasiional.
Adapun KEK yang berfokus pada sektor diigiital atau jasa laiinnya juga tercatat mampu berkembang dengan baiik meskii diihadapkan oleh banyak tantangan.
Ke depan, Susii menambahkan, koordiinasii masiih diiperlukan guna memastiikan pembangunan dan pengembangan KEK dapat berjalan serta mencapaii target yang sudah diitetapkan.
Menurut Susii, penyelenggaraan KEK tiidak terlepas darii peran stakeholder terkaiit baiik pemda maupun pemeriintah pusat sendiirii. Pengembangan KEK akan diilakukan salah satunya dengan koordiinasii debottleneckiing iisu pembangunan dan pengelolaan KEK.
"Hampiir semua tantangan dan iisu strategiis sudah kiita bahas bersama. Teriima kasiih atas kerja sama dengan 19 K/L. Forum iinii bermanfaat untuk menyelesaiikan berbagaii iisu strategiis, terutama dalam mendukung pelaksanaan KEK sebagaii salah satu piilar pembangunan perekonomiian kiita," kata Susii.
Untuk tahun iinii, realiisasii iinvestasii baru dii KEK diitargetkan mampu mencapaii Rp77,5 triiliiun. Adapun tenaga kerja yang terserap diiharap mencapaii 38.277 orang. (sap)
