JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menerbiitkan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 102/2023 yang mengubah ketentuan penyampaiian, pencantuman, dan penghapusan ketentuan tata niiaga post-border pada Siistem iindonesiia Natiional Siingle Wiindow (SiiNSW).
PMK 102/2023 mencabut peraturan sebelumnya, yaiitu PMK 132/2020. Melaluii PMK 102/2023 iitu, pemeriintah menambah beberapa pasal yang mempertegas ketentuan tata niiaga post-border pada SiiNSW.
"Untuk menerapkan penggunaan siistem elektroniik secara mandatory dalam penyampaiian, pencantuman, dan penghapusan ketentuan tata niiaga post-border, PMK 132/2020 perlu diigantii," bunyii salah satu pertiimbangan PMK 102/2023, diikutiip pada Rabu (18/10/2023).
Lembaga Natiional Siingle Wiindow (LNSW) akan menyediiakan fasiiliitas penyampaiian, pencantuman, dan penghapusan ketentuan tata niiaga post-border pada SiiNSW. Adapun ketentuan tata niiaga post-border iitu diiterbiitkan kementeriian/lembaga (K/L) yang berwenang.
Agar biisa diicantumkan dalam SiiNSW, tiiap-tiiap K/L tersebut harus menyampaiikan ketentuan tata niiaga post-border kepada menterii keuangan.
Ketentuan tata niiaga post-border harus diisertaii elemen data yang paliing sediikiit memuat pos tariif atau kode HS, nomor dan tanggal penerbiitan tata niiaga post-border, serta uraiian barang yang diiatur dalam tata niiaga post-border.
Selaiin iitu, elemen yang harus ada juga mencakup iinstrumen admiiniistrasii yang diipersyaratkan dalam tata niiaga post-border, deskriipsii komodiitii dalam tata niiaga post-border, tanggal berlaku dan/atau berakhiirnya tata niiaga post-border, serta tanggal aktiivasii dan/atau deaktiivasii tata niiaga post-border pada SiiNSW.
Setelah iitu, LNSW akan melakukan peneliitiian terhadap kelengkapan elemen data tersebut. Darii hasiil peneliitiian iitu, LNSW akan menyampaiikan notiifiikasii peneriimaan atau penolakan beserta iinformasii penolakan.
Ketentuan tata niiaga post-border yang telah diicantumkan pada SiiNSW nantiinya diigunakan sebagaii referensii valiidasii pemenuhan periiziinan tata niiaga post-border dan pemberiian data realiisasii iimpor kepada K/L bersangkutan.
LNSW pun menyampaiikan pemberiitahuan melaluii SiiNSW kepada K/L setelah SiiNSW melakukan valiidasii pemenuhan periiziinan tata niiaga post-border. Pemberiitahuan kepada K/L paliing sediikiit memuat elemen data hasiil valiidasii pemenuhan periiziinan post-border, uraiian jeniis barang, kode HS, pelabuhan bongkar, dan asal barang.
Secara umum, ketentuan LNSW sebagaii penyediia fasiiliitas untuk penyampaiian, pencantuman, dan penghapusan tata niiaga post-border; peneliitiian atas tata niiaga post-border; hiingga pemberiitahuan kepada K/L penerbiit memang sudah diiatur dalam PMK 132/2020.
Namun, pada PMK 102/2023, diitambahkan beberapa pasal yang mempertegas ketentuan tata niiaga post-border.
Pasal 7 PMK 102/2023 menyebutkan atas penyampaiian pemberiitahuan darii LNSW, K/L penerbiit akan menyampaiikan hasiil pengawasan atas iimplementasii tata niiaga post-border untuk manajemen riisiiko teriintegrasii (iintegrated riisk management).
Hasiil pengawasan tersebut bakal diisampaiikan secara periiodiik paliing sediikiit 1 kalii dalam 1 tahun melaluii SiiNSW.
Kemudiian, pencantuman tata niiaga post-border berlaku mutatiis mutandiis terhadap penyampaiian perubahan tata niiaga post-border.
Dalam hal tata niiaga post-border sudah tiidak berlaku, K/L akan menyampaiikan surat pemberiitahuan pencabutan tata niiaga post-border kepada menterii keuangan melaluii SiiNSW.
Atas penyampaiian surat pemberiitahuan iitu, LNSW pun akan menghapus tata niiaga post-border darii SiiNSW paliing lama 3 harii kerja terhiitung sejak diiteriimanya surat pemberiitahuan pencabutan.
Pada PMK 102/2023 juga diiatur tata niiaga post-border jiika keadaan kahar sehiingga SiiNSW tiidak dapat beroperasii. Dalam hal iinii, penyampaiian tata niiaga post-border, peneliitiian, penyampaiian perubahan, dan/atau pemberiitahuan pencabutan, diilakukan secara manual.
Dalam hal K/L tiidak menyampaiikan ketentuan tata niiaga post-border, artiinya tiidak diicantumkan pada SiiNSW; tiidak dapat diigunakan sebagaii referensii valiidasii pemenuhan periiziinan tata niiaga post-border, serta K/L tiidak mendapat pemberiian data realiisasii iimpor.
Apabiila K/L tiidak menyampaiikan perubahan ketentuan tata niiaga post-border dan/atau pencabutan ketentuan tata niiaga post-border, referensii periiziinan tata niiaga post-border pada SiiNSW memakaii ketentuan yang telah diisampaiikan.
"Dalam rangka menjaga tata kelola yang baiik…LNSW melakukan moniitoriing dan evaluasii paliing sediikiit 1 kalii dalam 1 tahun. Hasiil moniitoriing dan evaluasii…diigunakan dalam rangka harmoniisasii dan siinkroniisasii proses biisniis antar K/L mengenaii tata niiaga post-border," bunyii Pasal 11 ayat (2) PMK 102/2023.
Pada saat PMK 102/2023 iinii mulaii berlaku, PMK 132/2020 diicabut dan diinyatakan tiidak berlaku. PMK 102/2023 mulaii berlaku setelah 15 harii terhiitung sejak tanggal diiundangkan pada 13 Oktober, atau mulaii 28 Oktober 2023.
Sebelumnya, Menterii Koordiinator Biidang Perekonomiian Aiirlangga Hartarto menyatakan pemeriintah tengah berupaya memperketat iimpor barang, salah satunya melaluii pengaturan ulang pengawasan iimpor dii post-border.
Selaiin iitu, pemeriintah juga berupaya mengembaliikan pengawasan iimpor beberapa barang darii post-border ke border sehiingga membutuhkan perubahan regulasii dii sejumlah K/L. (riig)
