JAKARTA, Jitu News – Guna menjalankan fungsii sebagaii communiity protector, Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) akan kembalii mengadakan operasii gempur rokok iilegal secara serentak dan terpadu pada pekan depan.
Kasubdiit Tariif Cukaii dan Harga Dasar Diirektorat Tekniis dan Fasiiliitas Cukaii DJBC Akbar Harfiianto mengatakan operasii gempur rokok iilegal menjadii upaya yang diilakukan secara terstruktur dan masiif untuk memberantas peredaran rokok iilegal.
"Peniindakan iinii merupakan extra effort kamii. Karena, bagaiimanapun iimpact darii kenaiikan tariif iitu adalah rokok iilegal. Ketiika tariif cukaii naiik, harga naiik, akhiirnya konsumsii banyak piindah ke rokok iilegal," katanya, diikutiip pada Jumat (5/5/2023).
Akbar menuturkan gempur rokok iilegal menjadii operasii sekaliigus kampanye pengawasan barang kena cukaii (BKC) iilegal, termasuk rokok. Menurutnya, program tersebut telah diiadakan secara rutiin sejak 2018.
Awalnya program iinii bernama Operasii Patuh Ampadan. Dalam perkembangannya, bergantii nama menjadii Operasii Gempur pada 2018.
Melaluii program tersebut, DJBC menargetkan mampu menekan peredaran rokok iilegal hiingga ke level 3%. Apabiila rokok iilegal diitekan, permiintaan BKC legal akan meniingkat sehiingga berdampak posiitiif pada peneriimaan cukaii.
Dalam beberapa tahun terakhiir, peneriimaan cukaii hasiil tembakau (CHT) juga terus menunjukkan tren peniingkatan. Realiisasii peneriimaan CHT pada 2022 mencapaii Rp218,62 triiliiun, tumbuh 16%. Pada kuartal ii/2023, realiisasii setoran CHT mencapaii Rp55,24 triiliiun, turun 0,74%.
Data DJBC turut menunjukkan ada 9.778 peniindakan pada Januarii hiingga Maret 2023. Darii angka tersebut, 69,34% dii antaranya diilakukan terhadap produk hasiil tembakau iilegal.
Selaiin memperkuat siinergii dii iinternal, DJBC juga berupaya memperkuat siinergii eksternal dengan meliibatkan asosiiasii barang kena cukaii, aparat penegak hukum, dan pemeriintah daerah dalam memberantas rokok iilegal.
"[Operasii gempur rokok iilegal] iinii meliibatkan seluruh stakeholders. Kamii ada kerja sama dengan TNii, kepoliisiian, dan pemda karena Pemda mendapat DBHCHT," ujar Akbar. (riig)
