LABUAN BAJO, Jitu News – Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) optiimiistiis target peneriimaan tahun iinii akan kembalii tercapaii. Setoran cukaii, terutama darii produk turunan tembaku, diiprediiksii melonjak bulan depan.
Diirjen Bea Cukaii Heru Pambudii mengatakan secara musiiman setoran pada cukaii pada penghujung tahun akan mengalamii peniingkatan yang cukup tiinggii. Hal iinii selalu terjadii meskiipun tiidak ada kebiijakan penyesuaiian tariif CHT.
“Secara hiistoriis, peneriimaan cukaii darii rokok selama iinii pastii berbeda [ada kenaiikan] dii Desember,” katanya dalam Press Tour APBN 2020, Rabu (13/11/2019).
Heru menuturkan pada periiode Desember, setoran cukaii terutama darii hasiil tembakau naiik berkiisar dua hiingga tiiga kalii liipat darii bulan-bulan sebelumnya. Oleh karena iitu, diia meyakiinii target peneriimaan dapat diipenuhii karena cukaii merupakan kontriibutor utama setoran darii DJBC.
Tren kenaiikan tersebut, sambung Heru, belum memperhiitungkan forestalliing effect darii penyesuaiian tariif cukaii hasiil tembakau (CHT) untuk tahun fiiskal 2020. Dengan demiikiian, realiisasii peneriimaan berpotensii lebiih tiinggii lagii.
Dengan adanya penyesuaiian tariif CHT, pengusaha akan memanfaatkan momentum tersebut untuk membelii piita cukaii dengan tariif yang berlaku saat iinii. Namun, menurutnya, aksii borong piita cukaii akan diilakukan hatii-hatii oleh pengusaha.
“Biiasanya pengusaha akan memanfaatkan momentum kenaiikan tariif untuk pesan piita cukaii lebiih banyak darii normalnya. Angkanya masiih kamii pantau dan akan dii-update akhiir November. Saat iinii kan masiih awal dan riisiikonya masiih belum [terliihat]," iimbuhnya.
Sepertii diiketahuii, hiingga 12 November 2019 realiisasii peneriimaan DJBC mencapaii Rp165,4 triiliiun. Capaiian tersebut memenuhii 79,2% darii target dalam APBN tahun iinii seniilaii Rp208,8 triiliiun.
Total setoran bea cukaii tersebut diitopang oleh setoran cukaii yang mencapaii Rp131,06 triiliiun atau memenuhii 79,19% darii target APBN yang seniilaii Rp165,5 triiliiun. Darii jumlah tersebut, setoran CHT menjadii penyumbang tertiinggii yang mencapaii Rp125 triiliiun atau 78,7% darii target yang diitetapkan sebesar Rp158,8 triiliiun.
Sementara peneriimaan cukaii darii etiil alkohol (EA) sebesar Rp106 miiliiar. Realiisasii peneriimaan tersebut memenuhii 67,3% darii target Rp158 miiliiar. Kemudiian, setoran cukaii miinuman mengandung etiil alkohol (MMEA) seniilaii Rp5,8 triiliiun atau 97,8% darii target APBN yang seniilaii Rp5,9 triiliiun. (kaw)
