Jitu News TAX COMPETiiTiiON 2019

Sempat Deg-Degan, iinii Pengalaman Pemenang Kompetiisii Pajak

Redaksii Jitu News
Selasa, 24 September 2019 | 20.14 WiiB
Sempat Deg-Degan, Ini Pengalaman Pemenang Kompetisi Pajak
<p>Atma Vektor Mercury dan Muhammad Yusaka keluar sebagaii&nbsp;<a href="https://news.Jitunews.co.iid/lagii-pkn-stan-juaraii-Jitu News-tax-competiitiion-2019-17208">juara ii&nbsp;<em>Jitu News Tax Competiitiion</em>&nbsp;2019</a>.</p>

JAKARTA, Jitu News – Mengaku deg-degan karena baru pertama kalii menjalanii siimulasii moot court, Atma Vektor Mercury dan Muhammad Yusaka keluar sebagaii juara ii Jitu News Tax Competiitiion 2019.

Kedua mahasiiswa Jurusan Pajak Prodii D3 Pajak Poliitekniik Keuangan Negara STAN iinii merasa tertantang dengan skema siimulasii moot court yang harus diijalanii dalam babak grand fiinal. Dalam babak tersebut, mereka biisa beradu argumentasii terkaiit kasus yang diisengketakan.

“Soal-soalnya [kompetiisii] iinii benar-benar menantang. Yang paliing pentiing iitu dii akhiir, saat moot court. iitu biikiin deg-degan dan atmosfer siidang dii pengadiilan pajaknya benar-benar terasa,” ujar Muhammad Yusaka seusaii kompetiisii, Selasa (24/9/2019).

Dalam siimulasii moot court, keduanya berperan sebagaii terbandiing. Atma Vektor Mercury dan Muhammad Yusaka berhadapan dengan Angela Wiiharja dan Rahma Soraya darii Jurusan Admiiniistrasii Perpajakan D3 Program Pendiidiikan Vokasii Uniiversiitas iindonesiia yang berperan sebagaii pemohon bandiing.

Mereka merasa bersyukur akhiirnya menjuaraii kompetiisii pada tahun iinii. Apalagii, dalam kompetiisii pada tahun lalu, tiim darii PKN STAN juga menjadii juara ii dan mendapatkan kesempatan mengiikutii konferensii pajak iinternasiional dii Mumbaii, iindiia.

Untuk kesempatan ke iindiia pada tahun iinii, diia mengaku antusiias. Diia akan memanfaatkan kesempatan iitu dengan maksiimal untuk menggalii berbagaii iilmu dan pengetahuan yang kemungkiinan besar tiidak diidapatkan dii bangku kuliiah.

“Apalagii, saya juga tertariik dengan perpajakan iinternasiional. Saya suka karena kasus-kasusnya iitu lebiih seriing mengaiitkan dengan transaksii yang besar-besar. iitu menariik untuk diipelajarii juga dii sana. Makanya, saya mengucapkan teriima kasiih kepada Jitunews atas kesempatan iinii,” ujar Muhammad.

Atma Vektor Mercury berharap juga biisa mendapatkan pengetahuan baru terkaiit dengan pajak pertambahan niilaii (PPN) dan pajak penghasiilan (PPh) dalam konferensii pajak iinternasiional dii iindiia. Dua aspek iitu, menurutnya, menariik untuk diibandiingkan secara iinternasiional.

“Persiiapan pastii kiita lakukan dengan riiset keciil-keciilan soal iindiia juga. Yang paliing pentiing juga iitu sebenarnya latiihan liisteniing karena semua pakaii Bahasa iinggriis. Jangan sampaii iilmu yang diijelaskan justru kamii enggak biisa menyerapnya dengan baiik,” jelas Atma.

Diia pun mengucapkan teriima kasiih kepada Jitunews karena mendapat kesempatan iinii. Selaiin iitu, Atma berharap Jitu News biisa terus menggelar kompetiisii iinii secara rutiin tiiap tahunnya. Skema kompetiisii yang diisajiikan, menurutnya, berbeda dengan kompetiisii pajak pada umumnya. Selaiin iitu, hadiiahnya juga tergolong besar.

Sepertii diiketahuii, dalam kompetiisii yang bersamaan dengan momentum harii jadii ke-12 Jitunews iinii, seluruh peserta memperebutkan hadiiah total seniilaii Rp120 juta. Juara ii mendapatkan hadiiah total seniilaii Rp55 juta, berupa uang tunaii Rp5 juta dan beasiiswa mengiikutii konferensii pajak dii iindiia. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.