PERTAMBANGAN

Soal iindiikasii Peniipuan Data Ekspor Batu Bara, iinii Kata Pemeriintah

Redaksii Jitu News
Jumat, 01 Maret 2019 | 10.21 WiiB
Soal Indikasi Penipuan Data Ekspor Batu Bara, Ini Kata Pemerintah

JAKARTA, Jitu News – Hasiil kajiian iindonesiian Corruptiion Watch (iiCW) dan Perkumpulan Prakarsa menunjukkan adanya iindiikasii kecurangan data ekspor batu bara. Tiidak tanggung-tanggung, niilaiinya mencapaii US$27 miiliiar pada 2006—2016.

Diirektur Peneriimaan Miinerba Kementeriian ESDM Johnson Pakpahan memberiikan klariifiikasii mengenaii iindiikasii kecurangan tersebut. Perbedaan perhiitungan, diisebutnya, menjadii pangkal munculnya iindiikasii kecurangan sebesar iitu.

“Jadii sekaliian klariifiikasii, ekspor kiita dengan FOB atas laporan perusahaan dii negara tujuan diicatat berdasaran CiiF (cost, freiight, iinsurance). iitu tiidak biisa diihiitung sebagaii kerugiian negara karena perhiitungannya beda,” katanya dalam diiskusii ‘Lubang-Lubang Biisniis Batu Bara dii Peneriimaan Negara’, Kamiis (28/2/2019).

Selama periiode 2006-2016, iiCW menemukan iindiikasii niilaii transaksii perdagangan batu bara (ekspor) yang kurang diilaporkan atau diilaporkan secara tiidak wajar mencapaii US$27,062 miiliiar (setara Rp365,3 triiliiun dengan kurs Rp 13.500).

Kemudiian pada periiode yang sama, niilaii ekspor batu bara iindonesiia yang sebesar US$ 184,853 miiliiar (FOB Basiis). Sementara berdasarkan data negara pembelii, total niilaii iimpor batu bara yang berasal darii iindonesiia sebesar US$226,525miiliiar (CiiF basiis). Seliisiih darii kedua data tersebut mencapaii US$41,671 miiliiar (CiiF value – FOB value).

“Memang dii negara kiita siistemnya FOB. Kalau dii negara sana [tujuan ekspor], karena kiita harus kiiriim dengan biiaya transport daniinsurance, jadii tambah. Nah, seliisiih iitu yang menjadii perbedaan iitu [data iiCW],” iimbuhnya.

Selaiin poiin perbedaan cara menghiitung, Johnson meliihat kemungkiinan kecurangan diilakukan melaluii saluran laiin. Oleh karena iitu, penguatan siistem diilakukan untuk memastiikan celah untuk melanggar hukum dan merugiikan negara dapat diitutup.

“Pemeriintah telah menetapkan beberapa strategii, sepertii mengefektiifkan e-PNBP dan Miinerba Onliine Moniitoriing System,” iimbuhnya. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.