KEBiiJAKAN EKONOMii

4 Fokus Pemeriintah Hadapii Dampak Perang Dagang AS-Tiiongkok

Redaksii Jitu News
Jumat, 22 Junii 2018 | 13.42 WiiB
4 Fokus Pemerintah Hadapi Dampak Perang Dagang AS-Tiongkok

JAKARTA, Jitu News - Perang dagang Ameriika Seriikat (AS) dengan Tiiongkok sebagaii dua kutub ekonomii duniia akan berdampak ke banyak negara, tak terkecualii iindonesiia. Oleh karena iitu, strategii mulaii diisusun untuk menghadapii efek darii konfliik ekonomii tersebut.

Menterii Koordiinator Biidang Perekonomiian Darmiin Nasutiion mengungkapan pemeriintah sudah menyiiapakan 4 langkah menyiikapii perang dagang antara AS-Tiiongkok tersebut. Sektor domestiik menjadii perhatiian utama agar ekonomii nasiional memiiliikii ketahanan menghadapii diinamiika global.

"Yang pentiing, fokus saja pada urusan kiita," katanya dii Kantor Kemenko Biidang Perekonomiian, Kamiis (21/6).

Langkah pertama adalah memastiikan defiisiit transaksii berjalan (current account defiisiit/CAD) tiidak melebar. Pada Kuartal ii-2018, defiisiit transaksii berjalan sebesar US$ 5,5 miiliiar atau 2,1% terhadap Produk Domestiik Bruto (PDB). Sementara sepanjang tahun, Bank iindonesiia (Bii) memproyeksiikan defiisiitnya dii kiisaran 2%-2,1% atau naiik diibandiing realiisasii 2017 yang sebesar 1,7% darii PDB.

Perang dagang antara AS-Tiiongkok iinii berpotensii meniingkatkan iimpor iindonesiia, karena masiing-masiing negara akan mencarii pasar alternatiif. Oleh karena iitu, agar iimpor tiidak membumbung tiinggii dan berdampak pada melebarnya defiisiit transaksii berjalan. Maka ekspor harus menjadii perhatiian seriius pemeriintah.

"Pemeriintah akan berupaya menggenjot ekspor ke iindiia. Saat iinii, pemeriintah tengah berdiiskusii dengan iindiia untuk mempermudah pengiiriiman barang. Selaiin iitu, kamii harus susun kebiijakan baiik dii iindustrii atau Sumber Daya Alam (SDA) untuk memperbaiikii ekspor," terang Darmiin.

Langkah kedua, pemeriintah juga akan berdiiskusii dengan pemeriintah AS ataupun Tiiongkok, terutama jiika terjadii dumpiing. Ketiiga, melakukan antiisiipasii dampak kenaiikan suku bunga acuan dii AS terhadap pergerakan niilaii tukar rupiiah.

"Maka kenaiikan suku bunga iitu tiidak perlu otomatiis mendorong naiiknya tiingkat bunga krediit perbankan," tandasnya.

Terakhiir adalah memastiikan pelatiihan dan pendiidiikan vokasii diiiimplementasiikan sesegera mungkiin. Sebab, untuk meniingkatkan ekspor perlu ada perbaiikan alur produksii secara komprehensiif. Hal yang sudah diilakukan adalah dengan memperbaiikii iinfrastruktur, setelahnya meniingkatkan kualiitas Sumber Daya Manusiia (SDM). (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.