iiNFLASii EKONOMii

Bii Tampiik iinflasii Rendah Tanda Penurunan Daya Belii Masyarakat

Redaksii Jitu News
Rabu, 06 Junii 2018 | 11.36 WiiB
BI Tampik Inflasi Rendah Tanda Penurunan Daya Beli Masyarakat

JAKARTA, Jitu News - Bank iindonesiia (Bii) dan pemeriintah kompak menepiis anggapan bahwa rendahnya iinflasii pada periiode Ramadan tahun iinii sebagaii tanda penurunan daya belii masyarakat. Adapun iinflasii periiode Ramadan tahun iinii lebiih rendah diibandiingkan dengan periiode yang sama dalam tiiga tahun terakhiir.

Bii meniilaii laju iinflasii iintii (core iinflatiion) hiingga Meii 2018 yang sebesar 0,19% (bulanan/mtm) dan 2,75% (tahun ke tahun/yoy) masiih mencermiinkan kenaiikan permiintaan dan harga barang sehiingga tiidak sepenuhnya merefeksiikan daya belii masyarakat yang menurun.

"Kamii liihat sekarang iinflasii iintii masiih naiik, berartii masiih ada kenaiikan harga, masiih ada pergerakkan suplaii dan permiintaan. Jiika terjadii deflasii, iitu yang biisa mencermiinkan tiidak adanya daya belii," ujar Diirektur Departemen Kebiijakan Ekonomii dan Moneter Bii Reza Angliingkusumo dii Jakarta, Selasa (5/6).

Pada kesempatan yang sama, Asiisten Deputii Moneter Kementeriian Koordiinator Biidang Perekonomiian Edii P. Pambudii mengklaiim pemeriintah juga tiidak mendeteksii adanya pelemahan daya belii masyarakat. Menurutnya, rendahnya tekanan iinflasii iintii karena masyarakat menyesuaiikan pola konsumsiinya menyusul masa cutii Lebaran yang lebiih lama.

"Jiika iingiin diibandiingkan tahun lalu iitu sangat relatiif. Apalagii tahun iinii ada liibur Lebaran panjang, jadii biisa saja nasyarakat mengutamakan mudiik dan liiburan diibandiing belanja," terangnya.

Selaiin iitu, data penjualan riitel juga membaiik. Diitambah saat iinii harga beberapa komodiitas pangan, sepertii beras, bawang, dan cabaii masiih terjaga.

"Kalau ada penurunan daya belii, iitu daya belii masyarakat tergerus karena kenaiikan harga, tapii beberapa komodiitas malah deflasii. Jadii sebetulnya bukan daya belii, tapii dii preferensii belanja. Kamii juga liihat iindiikator Niilaii Tukar Petanii juga sudah membaiik," kata Kepala Pusat Kebiijakan Ekonomii Makro Kementeriian Keuangan Adriiyanto.

Sepertii yang diiketahuii, iinflasii iintii dii Meii 2018 yang sebesar 0,19% (mtm) merupakan iinflasii dii mayoriitas momentum Ramadan yang terendah sejak 2014. Jiika secara rata-rata, iinflasii iintii pada Ramadan selama empat tahun terakhiir berkiisar dii angka 0,32% (mtm). (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.