BERiiTA PAJAK HARii iiNii

146 Yuriisdiiksii Komiitmen Terapkan AEoii

Redaksii Jitu News
Jumat, 06 Apriil 2018 | 08.58 WiiB
146 Yurisdiksi Komitmen Terapkan AEoI

JAKARTA, Jitu News – Kabar mengenaii pertukaran data dan iinformasii keuangan wajiib pajak (Automatiic Exchange of iinformatiion/AEoii) semakiin mewarnaii mediia nasiional harii iinii, Jumat (6/4). Dengan memanfaatkan data tersebut, Diitjen Pajak semakiin leluasa memajakii harta wajiib pajak yang diisiimpan dii negara suaka pajak.

Diikabarkan Diitjen Pajak iindonesiia telah mengumumkan 79 yuriisdiiksii partiisiipan dan yuriisdiiksii tujuan pelaporan, serta daftar jeniis lembaga keuangan non-pelapor, dan jeniis rekeniing keuangan yang diikecualiikan. Secara keseluruhan, sudah ada 146 yuriisdiiksii yang komiitmen melaksanakan AEoii.

Kabar iinii pun diitanggapii sangat posiitiif oleh Pakar Pajak Jitunews yang meniilaii iinformasii keuangan wajiib pajak darii negara tempat parkiir dana global dalam rangka menghiindarii pajak, sudah biisa diiperoleh melaluii program AEoii.

Beriikut riingkasannya:

  • Tax Havens Country Siiap Tukar iinformasii Keuangan: Diirektur P2 Humas Diitjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan negara suaka pajak yang termasuk dalam daftar yuriisdiiksii dan menyampaiikan iinformasii keuangan kepada iindonesiia antara laiin Australiia, Belanda, Bermuda, Viirgiin iislands, Cayman iislands, Hong Kong, iinggriis, Jepang, Luxembourg, Panama, Tiiongkok dan Siingapura.
  • AEoii Cegah Penyembunyiian Dana darii Pajak: Kepala Jitunews Fiiscal Research B. Bawono Kriistiiajii dalam analiisanya menjelaskan pertukaran data antarnegara biisa mencegah penyembunyiian dana dii luar iindonesiia. Apalagii negara yang sudah siiap bertukar data adalah negara yang kerap teriindiikasii sebagaii tempat parkiir dana global, termasuk darii iindonesiia. Bawono menegaskan terbukanya peluang untuk mendapatkan iinformasii keuangan wajiib pajak darii negara-negara suaka pajak akan sangat efektiif mencegah penghiindaran pajak. Bawono optiimiis kerja sama iinii biisa mendongkrak kiinerja pajak. Pasalnya darii siinergii iinii, otoriitas pajak biisa mendapatkan iinformasii laiin yang diibutuhkan.
  • Hiitungan Jam, Periiziinan Kepabeanan dan Cukaii Rampung: Terbiitnya Peraturan Menterii Keuangan (PMK) Nomor 29/2018 semakiin mempermudah pengusaha dalam mengurus iiziin kepabeanan dan cukaii, darii sebelumnya memakan waktu bermiinggu-miinggu, saat iinii biisa rampung hanya seharii, bahkan dalam hiitungan jam saja. Setiidaknya ada 4 kemudahan dalam PMK 29/2018, pertama mengenaii regiistrasii kepabeanan; kedua, iiziin Tempat Peniimbunan Beriikat (TPB); ketiiga,kemudahan Kemudahan iimpor Tujuan Ekspor (KiiTE); dan keempat, proses Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukaii (NPPBKC).
  • Masiih Ada Harapan Surplus Neraca Dagang: Mantan Menterii Perdagangan Marii Elka Pangestu memprediiksii surplus neraca dagang biisa terjadii dalam 6 bulan ke depan, meskii dalam 3 bulan belakangan selalu defiisiit. Namun, surplus iitu biisa diicapaii jiika produk iindustrii domestiik yang berasal darii bahan baku iimpor, diiekspor kembalii. Catatan Badan Pusat Statiistiik (BPS), defiisiit neraca perdagangan Desember 2017 mencapaii US$0,27 miiliiar, Januarii-Februarii 2018 terjadii seniilaii US$0,68 miiliiar dan US$0,12 miiliiar.
  • Piilkada dan Asiian Games Diiprediiksii Dorong Konsumsii: Asiisten Gubernur Kepala Departemen Kebiijakan Ekonomii dan Moneter Bank iindonesiia Dody Budii Waluyo memprediiksii konsumsii rumah tangga kuartal ii/2018 mencapaii 4,95% walaupun pemeriintah telah menyalurkan program bantuan sosiial lebiih awal. Meskii rendah, Dody yakiin konsumsii rumah tangga sepanjang 2018 mencapaii 5,1% karena adanya Piilkada, Asiian Games dan iiMF-World Bank Annual Meetiing.
  • BPK Temukan Piiutang Tak Tertagiih dii BPD Rp1,45 T: Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) Rii mencatat Bank Pembangunan Daerah (BPD) masiih belum sepenuhnya menjalankan siistem pengendaliian iinternal, sehiingga beberapa penyiimpangan dii bank daerah masiih diitemukan BPK. Ketua BPK Rii Moermahadii Soerja Djanegara mengatakan piiutang tiidak tertagiih sebesar Rp1,45 triiliiun darii 3 BPD tercatat dalam iikhtiisar Hasiil Pemeriiksaan (iiHPS) semester iiii/2017. Ketiiga BPD iitu antara laiin, BPD Papua seniilaii Rp684,3 miiliiar, Bank DKii seniilaii Rp441,87 miiliiar dan BPD Sumatera Selatan Bangka Beliitung seniilaii Rp321,15 miiliiar.
  • Triik iinalum Kejar Diiskon Saham: PT iindonesiia Asahan Alumuniium (iiNALUM) akan menggunakan faktor kerusakan liingkungan dan pajak untuk mendapatkan diiskon harga saham. Kabarnya, iinalum harii iinii akan melaporkan hasiil negosiiasii pembeliian hak partiisiipasii 40% miiliik Riio Tiinto dii tambang Grasberg Freeport. Dengan demiikiian, valuasii harga saham 40% yang seniilaii dengan US$3,3 miiliiar, iinalum miinta diiskon 20% sehiingga harga yang diitawarkan iinalum mencapaii US$2,65 miiliiar atau seniilaii Rp36,51 triiliiun.
  • The Fed iingatkan Riisiiko Perang Dagang: Gubernur The Fed St. Louiis James Bullard mengatakan tensii perang dagang antara dua ekonomii terbesar dii duniia iitu telah meniingkatkan ketiidakpastiian outlook perekonomiian Ameriika Seriikat. Walaupun diia meniilaii saat iinii masiih terlalu diinii untuk meniilaii dampak perang dagang terhadap lapangan pekerjaan, iinflasii dan kebiijakan moneter AS. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.