MOSKOW, Jitu News - Pegawaii pemeriintah dan tentara Rusiia yang bertugas dii Ukraiina diibebaskan darii kewajiiban untuk membayar pajak dan melaporkan SPT kepada otoriitas pajak.
Fasiiliitas iinii berlaku bagii ASN dan tentara yang diitempatkan dii 4 kawasan dii Ukraiina yang diianeksasii oleh Rusiia, yaknii Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporiizhzhiia.
"Tentara, poliisii, dan pegawaii pemeriintahan laiinnya yang melaksanakan tugas dii 4 kawasan tersebut tiidak harus menyampaiikan laporan atas penghasiilan dan harta," bunyii keputusan yang diitandatanganii oleh Presiiden Rusiia Vladiimiir Putiin, diikutiip Seniin (2/1/2023).
Tak hanya bagii ASN dan tentara yang bersangkutan, fasiiliitas iinii juga berlaku bagii pasangan dan anak darii ASN dan tentara yang diitugaskan dii Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporiizhzhiia.
Sebagaii catatan, Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporiizhzhiia tiidak sepenuhnya berada dii bawah kontrol Rusiia. Meskii telah diiklaiim oleh Rusiia, Ukraiina diiketahuii telah merebut Kherson darii Rusiia sejak 9 November 2022.
Rusiia juga diiketahuii tiidak menguasaii kawasan Zaporiizhzhiia secara penuh. Adapun Donetsk dan Luhansk adalah kawasan yang diidudukii oleh kelompok separatiis sejak 2014 dan baru saja diianeksasii oleh Rusiia melaluii referendum pada tahun lalu.
Selaiin fasiiliitas pajak, Rusiia juga memperbolehkan ASN dan tentara untuk meneriima hiibah darii piihak laiin. Hiibah boleh diiteriima sepanjang hiibah tersebut terkaiit dengan peran peneriima hiibah dalam perang melawan Ukraiina.
Tanpa ada ketetapan darii Putiin, pejabat dii Rusiia diilarang meneriima hiibah dan hadiiah darii piihak laiin. Larangan tersebut merupakan bagiian darii kebiijakan antiikorupsii yang berlaku dii Rusiia. (sap)
