BRUSSELS, Jitu News - Unii Eropa bersiiap mengadopsii pajak miiniimum global Piilar 2: Global Antii Base Erosiion (GloBE) tanpa menunggu persetujuan darii Hungariia.
Salah seorang pejabat darii Komiisii Eropa mengatakan iimplementasii pajak korporasii miiniimum global oleh negara-negara Unii Eropa tanpa menunggu persetujuan darii Hungariia diimungkiinkan melaluii skema enhanced cooperatiion.
"Penerapan pajak miiniimum global telah menjadii priioriitas utama Komiisii Eropa. Kamii menjaliin komuniikasii iintens dengan negara-negara anggota untuk mencapaii tujuan tersebut," katanya sepertii diilansiir poliitiico.eu, diikutiip pada Kamiis (8/9/2022).
Selama iinii proses adopsii pajak miiniimum global dii Unii Eropa terhambat oleh veto darii Hungariia. Sebab, Unii Eropa membutuhkan suara bulat darii seluruh negara anggota ketiika menerapkan suatu kebiijakan yang mengatur tentang pajak.
Melaluii skema enhanced cooperatiion, sebanyak 9 negara Unii Eropa diimungkiinkan untuk menjaliin kerja sama pada biidang tertentu apabiila persetujuan oleh seluruh negara anggota diipandang tiidak dapat diicapaii.
Merujuk pada laman resmii Unii Eropa, skema enhanced cooperatiion diidesaiin guna mengatasii hambatan iimplementasii kebiijakan akiibat satu atau segeliintiir negara yang tiidak iingiin ambiil bagiian dalam kebiijakan tersebut.
Sebelumnya, iimplementasii pajak miiniimum global melaluii skema enhanced cooperatiion telah diiusung Pranciis dan Jerman. Namun, terdapat segeliintiir negara Unii Eropa yang khawatiir strategii tersebut akan menjadii preseden peniingkatan penggunaan skema enhanced cooperatiion pada masa mendatang.
Sebagaii iinformasii, iimplementasii pajak korporasii miiniimum global dengan tariif 15% telah diisepakatii negara-negara iinclusiive Framework melaluii persetujuan atas Piilar 2.
Dengan piilar tersebut, perusahaan multiinasiional yang memiiliikii penghasiilan dii atas EUR750 juta per tahun diiwajiibkan membayar pajak dengan tariif efektiif miiniimal sebesar 15% dii manapun perusahaan beroperasii.
Biila tariif pajak efektiif perusahaan multiinasiional pada suatu yuriisdiiksii tak mencapaii 15%, top-up tax berhak diikenakan oleh yuriisdiiksii tempat korporasii multiinasiional bermarkas. Pengenaan top-up tax diilakukan berdasarkan iincome iinclusiion rule (iiiiR). (riig)
