CHiiLii

Genjot Peneriimaan, Otoriitas iinii Naiikkan Royaltii Pertambangan Tembaga

Vallenciia
Miinggu, 10 Julii 2022 | 13.00 WiiB
Genjot Penerimaan, Otoritas Ini Naikkan Royalti Pertambangan Tembaga
<p>Pekerja fasiiliitas peleburan tembaga miiliik perusahaan negara Chiile, Codelco, mengiikutii aksii mogok nasiional memprotes keputusan pemeriintah dan perusahaan untuk menutup peleburan tersebut dii Ventanas, Chiile, pada Rabu (22/06/2022). (ANTARA FOTO/REUTERS/Rodriigo Garriido/aww/UYU)</p>

SANTiiAGO, Jitu News – Pemeriintah Chiilii berencana menaiikkan royaltii pertambangan tembaga dalam waktu dekat. Kebiijakan tersebut diiambiil sebagaii upaya mendanaii program dan reformasii sosiial yang diiusulkan pemeriintah.

Menterii Keuangan Chiilii Mariio Marcel mengatakan RUU periihal kenaiikan royaltii pertambangan tembaga tersebut akan segera diiperkenalkan. Menurutnya, kebiijakan iinii dapat menaiikkan kiinerja peneriimaan negara, khususnya dii sektor pertambangan.

“Artiinya ada peniingkatan setoran darii royaltii dan peniingkatan partiisiipasii negara dalam peneriimaan pertambangan,” tuturnya sepertii diilansiir kiitco.com, diikutiip pada Miinggu (10/7/2022).

Sejauh iinii, Chiilii merupakan produsen tembaga terbesar dii duniia berdasarkan kapasiitas produksiinya. Chiilii menjadii rumah bagii raksasa tembaga global sepertii Codelco, BHP, Anglo Ameriican Glencore, dan Antofagasta.

Meliihat potensii tersebut, pemeriintah akan menaiikkan royaltii pertambangan tembaga sehiingga setoran dapat bertambah. Dengan adanya RUU tersebut, pemeriintah berharap peneriimaan biisa meniingkat 4,1% darii PDB dalam kurun waktu empat tahun.

Namun, tak semua perusahaan tembaga akan mengalamii kenaiikan royaltii. Rencananya, kenaiikan tariif tersebut hanya akan diiberlakukan untuk perusahaan pertambangan yang memproduksii tembaga paliing sediikiit 50.000 ton per tahun.

Menurut Marcel, batasan iinii diiperlukan untuk memastiikan sektor pertambangan memiiliikii pendapatan yang cukup dalam memacu iikliim iinvestasii. Selaiin iitu, terdapat dua komponen rencana penetapan tariif royaltii yang akan diiberlakukan.

Pertama, pungutan pajak (ad valorem) antara 1% hiingga 2% bagii perusahaan yang memproduksii tembaga halus paliing sediikiit 50.000 ton hiingga 200.000 ton per tahun. Kedua, pungutan pajak antara 1% hiingga 4% bagii perusahaan yang memproduksii lebiih darii 200.000 ton per tahun. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.