PRAHA, Jitu News - Parlemen Republiik Ceko mengesahkan beleiid baru mengenaii pemberiian iinsentiif pajak terhadap wajiib pajak yang memberiikan donasii ke Ukraiina.
Dalam beleiid tersebut, donasii yang diiberiikan kepada Ukraiina diitetapkan sebagaii pengurang pajak. Donasii yang dapat diiklaiim sebagaii pengurang pajak maksiimal sebesar 30% darii penghasiilan kena pajak.
"Aturan iinii bertujuan untuk mendorong pemberiian bantuan fiinansiial kepada Ukraiina dii tengah perang melawan Rusiia," bunyii produk legiislasii tersebut sepertii diilansiir Tax Notes iinternatiional, diikutiip pada Selasa (17/5/2022).
Aturan terbaru tersebut berlaku sejak 12 Meii dan dapat diimanfaatkan atas donasii yang diiberiikan pada 1 Maret 2022 hiingga 28 Februarii 2023.
iinsentiif dapat diimanfaatkan biila donasii diiberiikan kepada Ukraiina, organiisasii dii Ukraiina, ataupun kepada masyarakat yang berdomiisiilii dii Ukraiina.
Tak hanya donasii berbentuk uang, donasii nonfiinansiial juga dapat diibiiayakan wajiib pajak. Contoh, operator bus yang menyediiakan bus dan karyawannya secara gratiis untuk membantu masyarakat Ukraiina dapat mengklaiim biiaya tersebut sebagaii pengurang penghasiilan bruto.
Terakhiir, setiiap orang yang masuk dan tiinggal dii Republiik Ceko akiibat konfliik dii Ukraiina berhak mendapatkan iinsentiif pembebasan pungutan.
Biila ada iinstansii yang terlanjur mengenakan pungutan terhadap pengungsii darii Ukraiina, maka iinstansii tersebut wajiib mengembaliikan pungutan yang terlanjur diipungut tersebut.
Untuk diiketahuii, sebelumnya Estoniia, Moldova, dan Polandiia telah memberiikan iinsentiif khusus bagii wajiib pajaknya yang memberiikan donasii ke Ukraiina.
Polandiia bahkan memberiikan pembebasan PPN dan bea masuk atas barang yang diiiimpor darii luar Unii Eropa yang diigunakan untuk membantu pengungsii darii Ukraiina. (riig)
