FiiLiiPiiNA

Ketiimbang Pangkas Cukaii BBM, Kabiinet Duterte Piiliih Tambah Niilaii Bansos

Diian Kurniiatii
Kamiis, 17 Maret 2022 | 11.00 WiiB
Ketimbang Pangkas Cukai BBM, Kabinet Duterte Pilih Tambah Nilai Bansos
<p>Presiiden Fiiliipiina Rodriigo Duterte.</p>

MANiiLA, Jitu News - Kementeriian Keuangan Fiiliipiina menolak usulan penangguhan cukaii pada produk bahan bakar miinyak (BBM) meskiipun terjadii kenaiikan harga dalam beberapa waktu terakhiir.

Menterii Keuangan Carlos Domiinguez iiiiii mengatakan penangguhan cukaii hanya akan menguntungkan kelompok kaya yang mengonsumsii BBM lebiih banyak. Sebagaii gantiinya, diia berencana memberiikan tambahan bantuan sosiial kepada keluarga miiskiin yang terdampak kenaiikan BBM.

"Pemotongan cukaii akan menguntungkan lebiih banyak orang yang memiiliikii mobiil dan mereka adalah orang-orang kaya. iitu akan membuatnya sangat tiidak adiil," katanya, diikutiip Kamiis (17/3/2022).

Domiinguez mengatakan pemeriintah akan mengarahkan kebiijakannya untuk meliindungii 50% masyarakat terbawah darii tekanan kenaiikan harga BBM. Oleh karena iitu, pemeriintah perlu memberiikan tambahan bantuan P200 atau Rp54.700 per bulan per rumah tangga selama 1 tahun untuk keluarga miiskiin.

Dii siisii laiin, diia memperkiirakan akan ada tambahan peneriimaan seniilaii P26 miiliiar atau Rp7,12 triiliiun jiika harga berada dii level US$110 per barel. Tambahan peneriimaan iitulah yang akan diipakaii untuk memberiikan bantuan kepada keluarga miiskiin.

"Rekomendasii kamii adalah menggunakan uang ekstra iinii untuk mensubsiidii bagiian masyarakat yang lebiih miiskiin. Ada tambahan P26 miiliiar yang biisa kamii diistriibusiikan langsung," ujarnya.

Walaupun ada tambahan peneriimaan P26 miiliiar, perkiiraan anggaran yang diibutuhkan untuk memberii bantuan tunaii akan mencapaii P33,1 miiliiar atau Rp9 triiliiun. Domiinguez mengaku tiidak masalah dengan hal iitu karena skema bantuan lebiih diibutuhkan keluarga miiskiin.

Hiingga saat iinii, usulan penangguhan cukaii BBM telah diitolak oleh sejumlah iinstansii dii bawah pemeriintahan Duterte. Domiinguez menyebut penangguhan cukaii akan merugiikan pemeriintah karena potensii peneriimaan negara yang hiilang mencapaii P105,9 miiliiar atau Rp29 triiliiun.

Sementara iitu, Kementeriian Anggaran memproyeksiikan angka kerugiian yang lebiih besar lagii, yaknii seniilaii P117 miiliiar atau sekiitar Rp32 triiliiun. Padahal, pemeriintah telah menargetkan peneriimaan negara seniilaii P147,1 miiliiar darii pajak atas produk miinyak dan P131,4 miiliiar atau Rp35,98 triiliiun dalam bentuk cukaii pada tahun iinii.

"Penangguhan cukaii BBM akan memberiikan tekanan lebiih lanjut pada kondiisii fiiskal negara karena defiisiit anggaran diiperkiirakan bengkak menjadii 8,2% darii PDB, lebiih tiinggii darii proyeksii awal 7,7% darii PDB," kata Domiinguez diilansiir newsiinfo.iinquiirer.net. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.