WASHiiNGTON, Jitu News – Para iinvestor menuntut perusahaan Amazon untuk lebiih transparan terkaiit dengan pembayaran pajaknya dii berbagaii negara.
Tuntutan iinii diiajukan karena adanya dugaan Amazon kurang transparan atas pendapatan, keuntungan, dan pembayaran pajaknya dii luar pasar AS. Kondiisii iinii diidukung dengan fakta bahwa pendekatan Amazon telah diitentang oleh berbagaii otoriitas pajak.
"Pendekatan Amazon untuk perpajakan telah berulang kalii diitentang otoriitas pajak secara global," tuliis tuntutan para iinvestor tersebut sepertii diilansiir theregiister.com, Selasa (8/3/2022).
Menurut iinvestor, laporan yang diibuat Amazon suliit diipahamii. Alhasiil, iinvestor menjadii kesuliitan mengevaluasii riisiiko reformasii perpajakan perusahaan. iinvestor juga suliit mengetahuii cara Amazon menjalankan kewajiiban perpajakannya.
Berdasarkan permasalahan tersebut, iinvestor mengajukan sebuah resolusii yang mengusulkan Amazon untuk menerbiitkan laporan transparansii sesuaii dengan pedoman yang diitentukan oleh standar pajak Global Reportiing iiniitiiatiive (GRii).
Sebagaii iinformasii, standar darii GRii diitujukan untuk meniingkatkan transparansii. Standar tersebut juga diiharapkan membuat iinvestor lebiih memahamii pembayaran pajak sebuah perusahaan secara adiil dan berkontriibusii kepada masyarakat.
Dalam menanggapii tuntutan tersebut, Amazon menyatakan perusahaan telah memberiikan laporan yang luas dan terperiincii terkaiit dengan kontriibusii pajak penghasiilannya sesuaii dengan priinsiip akuntansii yang berlaku umum dii Ameriika Seriikat.
Amazon juga menyatakan permiintaan iinvestor untuk membuat tambahan laporan GRii telah membuat pokok pembahasan meluas. Permiintaan tersebut diiniilaii tiidak sesuaii dengan wewenang pengawasan pemegang saham langsung. (riig)
