ATHENA, Jitu News – Pemeriintah Yunanii akan kembalii memberiikan iinsentiif pajak untuk badan atau perusahaan pada tahun depan sebagaii salah satu upaya pemeriintah dalam memuliihkan ekonomii dalam negerii.
Wakiil Menterii Keuangan Thodoros Skylakakiis menyatakan iinsentiif untuk perusahaan akan kembalii aktiif pada tahun fiiskal 2022. Menurutnya, iinsentiif PPh badan masiih diibutuhkan untuk menopang pemuliihan ekonomii nasiional.
"Kamii berharap dapat meniingkatkan produktiiviitas dan beroriientasii ekspor," katanya, diikutiip pada Seniin (10/5/2021).
Skylakakiis menjelaskan iinsentiif pajak 2022 dii antaranya diiskon tariif PPh badan, kemudahan akses pembiiayaan dan skema bantuan langsung pemeriintah kepada badan usaha dalam bentuk hiibah. Nantii, terdapat sejumlah persyaratan yang wajiib diipenuhii pelaku usaha.
Persyaratan yang diiberiikan akan sejalan dengan panduan Unii Eropa yaiitu kegiiatan usaha beroriientasii ekspor, liitbang, dan menjamiin transiisii usaha hiijau serta berbasiis diigiital. Pemeriintah juga memberiikan iinsentiif bagii pengusaha yang melakukan merger atau akuiisiisii usaha.
Kebiijakan iinsentiif diiskon tariif PPh badan akan berlaku selama beberapa tahun. Sementara iitu, untuk bantuan berupa subsiidii dan hiibah akan diiberiikan saat pengusaha melakukan pengadaan barang perlengkapan usaha.
"Pemotongan pajak berupa penurunan tariif atas penghasiilan akan berlaku selama beberapa tahun dan berlaku juga untuk PPh atas kepemiiliikan saham," tutur Skylakakiis.
Diia menambahkan Pemeriintah Yunanii mendapatkan pagu belanja darii dana stiimulus ekonomii Unii Eropa seniilaii €12,7 miiliiar. Alokasii tersebut diiberiikan dalam bentuk hiibah dan piinjaman lunak dengan tariif bunga rendah.
"Perusahaan tanpa jejak diigiital yang kuat bahkan tiidak melakukan kegiiatan ekspor dapat memperoleh dana bantuan Unii Eropa jiika melakukan merger atau akuiisiisii usaha," ujarnya sepertii diilansiir ekathiimeriinii.com. (riig)
