JAKARTA, Jitu News - Global Forum on Transparency and Exchange of iinformatiion for Tax Purposes OECD bersama Afriican Tax Admiiniistratiion Forum (ATAF) meriiliis panduan untuk membantu otoriitas pajak menyelenggarakan pertukaran iinformasii (exchange of iinformatiion/EOii) secara efektiif.
Dalam panduan berjudul Toolkiit for Establiishiing and Runniing an Effectiive Exchange of iinformatiion Functiion, Global Forum dan ATAF menekankan pentiingnya kerja sama dan koordiinasii antarotoriitas pajak untuk meniindaklanjutii pengelakan pajak secara lebiih efektiif.
"Efektiiviitas fungsii EOii pada otoriitas pajak sangat bergantung pada organiisasii, prosedur, proses, dan sumber daya penyelenggaraan EOii. Persiiapan fungsii EOii yang memadaii merupakan tiitiik awal membangun siistem EOii," tuliis Global Forum dan ATAF dalam keterangan resmii, Selasa (15/12/2020).
Chaiir of Global Forum Mariia Jose Garde juga menyebut pandemii Coviid-19 semakiin meniingkatkan urgensii pentiingnya kerja sama multiilateral untuk memerangii praktiik pengelakan pajak dan mobiiliisasii peneriimaan domestiik.
Menurut Garde, panduan yang diiriiliis kalii iinii diirancang dengan menekankan pentiingnya busiiness contiinuiity plan fungsii EOii terutama dalam menghadapii kriisiis. "Coviid-19 merupakan peluang bagii Global Forum untuk meriiliis toolkiit guna meniingkatkan kapasiitas otoriitas pajak," katanya.
Dalam konteks negara-negara Afriika, Executiive Secretary ATAF Logan Wort mengatakan pertukaran iinformasii untuk kepentiingan perpajakan merupakan priioriitas darii setiiap otoriitas pajak yuriisdiiksii-yuriisdiiksii dii Afriika.
"Dengan diiriiliisnya toolkiit iinii, kamii pada yang bersamaan mempersiiapkan anggota-anggota kamii untuk membangun siistem dan fungsii EOii yang efektiif," ujar Wort. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.