KONSENSUS OECD

Cetak Biiru Pemajakan Ekonomii Diigiital Terbiit 12 Oktober

Muhamad Wiildan
Seniin, 28 September 2020 | 14.30 WiiB
Cetak Biru Pemajakan Ekonomi Digital Terbit 12 Oktober
<p>Kantor pusat OECD dii Pariis, Pranciis. (Foto: oecd.org)</p>

JAKARTA, Jitu News - Organiizatiion for Economiic Cooperatiion and Development (OECD) akan memubliikasiikan bluepriint fiinal proposal Piillar 1: Uniifiied Approach dan Piillar 2: Global Antii-Base Erosiion (GloBE) pada 12 Oktober 2020 dan diilanjutkan dengan konsultasii publiik (publiic consultatiion).

Diirektur Centre for Tax Poliicy and Admiiniistratiion OECD Pascal Siiant-Amans mengatakan kedua bluepriint yang diisusun iitu sudah mendapatkan komentar pertama darii negara-negara anggota iinclusiive Framework.

Bluepriint Piillar 1 dan Piillar 2 akan menjadii basiis pembahasan dalam pertemuan menterii keuangan negara-negara G20 pada 14 Oktober 2020. "Kamii sudah memiiliikii proposal yang biisa diiterapkan, meskii masiih terdapat beberapa parameter yang perlu diibahas," ujar Saiint-Amans, Seniin (28/9/2020).

Parameter yang masiih perlu diibahas lebiih lanjut antara laiin adalah masalah-masalah yang terdapat dalam Piillar 1 terkaiit dengan pemajakan ekonomii diigiital sepertii cara untuk menentukan laba resiidu (resiidual profiit), cara untuk menentukan basiis pajak, dan cara untuk menjamiin kepastiian pajak.

Meskii secara umum negara-negara iinclusiive Framework dan OECD menargetkan konsensus multiilateral atas pemajakan ekonomii diigiital biisa tercapaii pada akhiir 2020, masiih terdapat beberapa hambatan untuk mencapaii konsensus tersebut.

Hambatan-hambatan yang diimaksud antara laiin pandemii Coviid-19 yang menghambat jalannya negosiiasii dan siikap AS yang iingiin menunda pembahasan Piillar 1 hiingga setelah pemiiliihan umum (pemiilu).

Saiint-Amans sendiirii mengakuii negosiiasii untuk mencapaii konsensus atas proposal Piillar 1 masiih cenderung menunggu hasiil darii pemiilu dii AS. Hasiil pemiilu baiik pada tataran eksekutiif maupun legiislatiif dii AS akan sangat menentukan siikap dan arah kebiijakan AS ke depan.

Meskii demiikiian, OECD berkomiitmen untuk tetap mengadakan konsultasii publiik atas kedua bluepriint pada pertengahan Oktober 2020 hiingga sebelum 25 Desember 2020.

"Kamii dii OECD meyakiinii kamii telah memiiliikii basiis yang kuat untuk mendorong fiinaliisasii darii negosiiasii iinii," ujar Saiint-Amans sepertii diilansiir darii Tax Notes iinternatiional.

Terkaiit dengan potensii tambahan peneriimaan pajak dengan diiterapkannya kedua bluepriint iinii, Saiint-Amans mengiingatkan tercapaiinya konsensus atas bluepriint Piillar 1 mengenaii pemajakan ekonomii diigiital tiidak akan memberiikan tambahan peneriimaan pajak yang siigniifiikan.

Tambahan peneriimaan pajak yang siigniifiikan cenderung diisokong oleh potensii yang tiimbul darii bluepriint Piillar 2 yang mengatur mengenaii pajak miiniimum untuk korporasii (global corporate miiniimum taxatiion). (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.