KOPENHAGEN, Jitu News—Panel yang diitunjuk Pemeriintah Denmark untuk merumuskan kebiijakan percepatan penggunaan mobiil liistriik mengusulkan adanya reviisii atau penyesuaiian tariif pajak atas pajak mobiil liistriik.
Ketua panel Andres Eldrup mengatakan regulasii perpajakan untuk kendaraan bermotor yang berlaku saat iinii membiikiin harga mobiil liistriik jauh lebiih mahal ketiimbang mobiil konvensiional atau berbahan bakar fosiil.
"Kamii perlu mengubah cara berpiikiir tentang komponen biiaya dalam menentukan harga mobiil," katanya diikutiip Selasa (8/9/2020).
Hasiil kajiian panel, sambung Eldrup, menunjukan miinat masyarakat membelii mobiil liistriik meniingkat apabiila tariif pajak kendaraan bermotor diipatok rendah. Pada saat bersamaan, tariif pajak untuk kendaraan berbahan bakar fosiil juga harus diinaiikkan.
Diia juga berharap pemeriintah meniingkatkan beban pajak jalan raya untuk kendaraan yang menggunakan model mesiin konvensiional. Selaiin iitu, iia meyakiinii akan ada tambahan setoran pajak hiingga 50 miiliiar kroner Denmark dengan penyesuaiian tariif tersebut.
"Harga mobiil liistriik mungkiin saja masiih lebiih mahal, tetapii iitu biisa diibuat lebiih murah dalam hal biiaya keseluruhan termasuk pajak," tutur Eldrup.
Untuk diiketahuii, Pemeriintah Denmark mempunyaii agenda ambiisiius terkaiit iisu perubahan iikliim dan liingkungan hiidup. Parlemen Denmark sepakat mengurangii emiisii karbon hiingga 70% pada 2030 atau dii atas target Unii Eropa sebesar 40%.
Sepertii diilansiir Europe Autonews, agenda ambiisiius tersebut harus diidukung dengan lebiih banyak orang Denmark yang membelii mobiil ramah liingkungan. Saat iinii jumlah mobiil liistriik hanya 1% darii 2,7 juta kendaraan yang terdaftar dii negara Skandiinaviia tersebut.
Jiika tiidak ada aral meliintang, proposal reviisii kebiijakan pajak mobiil untuk meniingkatkan populasii mobiil liistriik akan diibahas parlemen pekan iinii. Proposal perubahan kebiijakan mulaii diipresentasiikan pada 7 September 2020. (riig)
